2 karung narkoba milik Burhanuddin. (BNN)

MEDAN (medanbicara.com)– Tim gabungan BNN, Bea Cukai dan TNI AL menemukan 38 Kg sabu dan 15.000 pil ekstasi milik, Burhanuddin (31), pemasok narkoba ke mantan anggota DPRD Langkat, Sumut, Ibrahim alias Hongkong, Kamis (8/11/2018).

Burhanuddin telah ditembak mati petugas BNN karena berusaha kabur saat akan ditangkap di Gampong Pintu, Aceh Besar, Aceh, Rabu (7/11/2018). Sementara jaringan ini terkuak setelah Ibrahim ditangkap pada Agustus 2018 dengan barang bukti 138 Kg sabu.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan mengatakan, selain menemukan 38 Kg sabu dan 15.000 pil ekstasi milik Burhanuddin, pihaknya juga menangkap 3 anak buah Burhanuddin.

“Penangkapan dilakukan pukul 08.00 WIB, ketiga tersangka lari dan bersembunyi di rawa-rawa dan kebun. Ketiga tersangka bertugas menyimpan narkoba milik (alm) Burhanuddin,” kata Irjen Arman.

Ketiga anak buah Burhanuddin masing-masing berinisial Fau, Din, dan AP.

“TKP penangkapan di Dusun Tualang, Peurlak, Aceh Timur. Barang bukti narkoba berhasil ditemukan setelah sempat
disembunyikan di hutan/semak2 dan ditutupi dedaunan,” jelasnya.

Irjen Arman mengatakan, narkoba sebanyak itu disimpan di dalam 2 karung goni.

“Menurut keterangan para tersangka, narkoba tersebut dibawa dari Pulau Pinang, Malaysia, dengan kapal penangkap ikan atas suruhan (alm) Burhanuddin sebagai pemilik barang,” tandasnya. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY