Ilustrasi (kdn)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com)-Anak baru gede (ABG) berinisial D (18)terpaksa menginap di sel Reskrim Polres Deli Serdang. Pasalnya, D melarikan dan mengembat pacarnya yang masih di bawah umur sebut saja Mekar (14), warga Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Rabu (3/7/2019).

Informasi dihimpun, D dan korban sudah pacaran sejak korban masih kelas 1 SMP. Sebelum keluarganya pindah ke Aceh, D sempat bertetangga selama 3 tahun dengan korban. Namun 8 bulan lalu, ayah kandung D meninggal dunia sehingga ibu kandungnya memilih untuk pindah ke Aceh.

Meski ibu kandungnya sudah pindah, tapi D sering tinggal di rumah familinya di Jalan Pancasila, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang dan tetap berpacaran dengan korban yang saat ini sudah duduk di bangku kelas III SMP.

Sabtu (29/6/2019) lalu, dengan menumpang bus, D membawa korban jalan-jalan ke kawasan Berastagi dan menginap di kawasan wisata itu. Karena tak pulang, ibu kandung korban kelabakan mencari korban.

Minggu (30/6/2019), korban pun ditemukan bersama D di rumah familinya di Jalan Pancasila, Kecamatan Tanjung Morawa. Melihat korban bersama D, maka keluarga korban kesal melihat D. Karena sepekan sebelumnya, D pun sudah pernah membawa kabur korban tapi masih dimaafkan.

Dilarikannya korban untuk kedua kalinya itu membuat keluarga korban kesal melihat D. Korban pun dibawa pulang sedangkan D digiring ke Polres Deli Serdang.

Curiga jika korban sudah tidak perawan lagi, maka ibu kandung korban memeriksa korban ke medis dan ternyata sudah tidak perawan lagi. Keluarga korban pun mengambil sikap dengan memberitahukannya kepada ibu kandung D.

Selasa (2/7/2019) ibu kandung D datang ke Polres Deli Serdang. Air matapun menetes dari mata wanita beranak empat ini ketika melihat anak sulungnya diamankan di Polres Deli Serdang.

“Aku sudah sering kali meminta maaf kepada ayah kandung korban karena anakku ini tergolong selalu buat salah sama keluarga korban. Aku malu selalu minta maaf,” sebut wanita berkulit sawo matang ini.

Sedangkan ibu kandung korban menyebutkan jika dirinya mau berdamai dengan keluarga D tapi suaminya (ayah kandung korban) agak berat untuk berdamai karena D sering kali ringan tangan sama korban.

“Kelakukan D yang terkesan ringan tangan sudah aku tutup-tutupi agar suami ku tidak tahu. Aku pun bingung karena keluarga ku selalu menekan aku,” sebut ibu korban.

Kasat Reskrim Polres Deli Serdang, AKP Bayu Putra Samara SIK saat dikonfirmasi Rabu (3/7/2019) membenarkan D diamankan dan masih diperiksa. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY