Mayat Muhajir dievakuasi petugas. (man)

DELISERDANG (medanbicara.com)–Polisi mengaku sudah mengantongi identitas pelaku pembunuh sekeluarga, yang mayatnya dibuang di Sungai Belumai, Dusun Bintang Meriah, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Polsek Tanjung Morawa dan Polres Deli Serdang dibantu Polda Sumut terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pembunuhan manajer teknik di PT Domba Mas (Domas) yang memproduksi kacamata itu.

Informasi yang dihimpun di sekitar lokasi kediaman korban, Muhajir, istrinya Suniati dan anaknya M Solihin diculik saat hujan deras.
Saat itu ada 2 mobil Toyota Avanza putih dan hitam masuk ke Lorong Rambutan, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa yang merupakan alamat korban, Selasa (9/10/2018) sekira pukul 04.30 Wib. Sekira pukul 01.00 Wib, mobil avanza warna hitam juga masuk ke alamat kediaman korban.

Sebelum kedua mobil masuk tetangga korban masih melihat Muhajir bertukang di rumahnya sekira pukul 23.00 Wib. Nah, setelah itu korban dan keluarganya dikabarkan hilang.

Dugaan sementara jika korban dan keluarganya dibawa dengan menggunakan dua unit mobil dalam keadaan masih hidup dan pelakunya lebih dari empat orang.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Budi Saputro saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim, Ipda OJ Samosir SH menyebutkan belum dapat memastikan motif dan jumlah pelaku, karena masih penyelidikan.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Senin (15/10/2018) menyebutkan, identitas pelaku penculikan dan pembunuhan sadis tersebut telah dikantongi.

Untuk memburu pelakunya, tiga tim telah dibentuk Polda Sumut dan Polres Deli Serdang. Untuk sementara polisi menduga penculikan dan pembunuhan tersebut bermotif perampokan.

“Kasus 338 atau pembunuhan di Deli Serdang saat ini masih dilakukan pengejaran (pelakunya). Untuk identifikasi pelaku sudah diketahui, dan semoga segera terungkap. Untuk modus operandi diduga perampokan,” katanya.

Kombes Tatan mengatakan, dua korban penculikan dan pembunuhan satu keluarga tersebut telah ditemukan. Keduanya adalah ayah dan anak yang ditemukan membusuk di aliran Sungai Belumai dengan tangan dan kaki terikat.

“Dua orang korban sudah ditemukan dan satu lagi masih dalam pencarian ada dua tim yang dibentuk dari Polda dan satu tim dari Polres Deli Serdang, jadi total ada tiga tim,” terangnya.

Muhajir (49) ditemukan dengan kondisi terikat di Sungai Belumai, Dusun Bintang Meriah, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kamis (11/10/2018) sekira pukul 10.00 Wib. Sementara anaknya Muhammad Solihin (11) ditemukan, Minggu (14/10/2018) sekira pukul 17.30 Wib. Kedaunya sudah dikebumikan. Sedangkan istrinya Suniati (50) belum diketahui keberadaaanya. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY