Kelenteng yang digasak maling. (man)

DELISERDANG (medanbicara.com)– Kawanan maling memang tak mengenal tempat atau lokasi untuk melakukan aksinya. Selain rumah penduduk, tempat ibadah pun menjadi sasaran.

Seperti yang terjadi di lokasi rumah ibadah (kelenteng) Kuan Tek Bio, di Jalan Setia Budi, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang disatroni dua pelaku maling.

Meski berhasil menggondol tiga dupa import terbuat dari tembaga dan dua pedang juru kunci, tapi aksi dua maling terekam CCTV, Senin (22/10/2018) sekira pukul 11.25 Wib

Informasi dihimpun, sebelum aksi kedua maling itu terekam, sebelumnya petugas rumah ibadah masih membersihkan halaman sekitar lokasi kelenteng termasuk bagian belakangnya masih tanah kosong dan ditumbuhi rerumputan.

Lalu Petugas rumah ibadah beranjak untuk menyiapkan minuman di lokasi meja sembahnyang. Namun wanita petugas rumah ibadah yang tak mau menyebutkan namanya itu ketika masuk ke dalam rumah ibadah kaget karena tiga dupa import dari Taiwan yang terbuat dari tembaga telah raib dari meja sembahyang.

Selain itu, dua unit pedang yang digunakan juru kunci jika melaksanakan sembahyang juga raib dari tempatnya. Kehebohan pun terjadi. Para pengurus rumah ibadah memeriksa sekitar rumah ibadah dan ternyata abu yang ada dalam dupa dibuang ke samping rumah ibadah.

Petugas rumah ibadah pun melakukan pengecekan lewat CCTV yang dipasang belum genap sepekan itu. Aksi dua pelaku pun terekam, salah seorang menunggu di belakang rumah ibadah dan seorang lagi masuk dengan melompat pagar rumah ibadah yang terbuat dari kayu dengan tinggi kurang semeter itu. Usai melakukan aksinya, dua pelaku lari lewat belakang rumah ibadah yang masih tanah kosong.

Kejadian ini pun bukan kali ini terjadi. Dua pekan sebelumnya, tiga unit dupa juga raib dan kuat dugaan jika pelakunya sama.

Akibat aksi pelaku maling itu, maka pihak rumah ibadah mengalami kerugian berkisar Rp50 juta.

“Satu unit dupa kecil itu harganya berkisar Rp8 juta per unit. Kalau dua pedang itu tak ternilai harganya,” sebut pria berbadan gemuk. Guna mengungkapnya, pihak rumah ibadahpun melaporkannya ke Polres Deli Serdang dengan menyerahkan rekaman CCTV. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY