Korban terduduk lemas saat ditinggalkan pelaku hipnotis. (man)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com)-Hati-hati kalau bepergian dan jangan percaya pada siapapun jika ada yang menawarkan sesuatu atau jasa. Bisa-bisa seperti yang dialami seorang wanita yang biasa dipanggil Umi (41).

Niatnya mau melayat ke daerah Matapao, Kabupaten Serdang Bedagai justru menjadi korban hipnotis. Warga Marelan inipun kebingungan ditemukan warga terduduk di Jalinsum Simpang Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/7/2019) pagi.

Meski masih dalam kondisi kebingungan dan linglung korban masih bisa bercerita, jika sebelumnya korban berangkat dari kediamannya di kawasan Marelan mau melayat ke Matapao. Lalu korban naik angkota jurusan Amplas. Tiba di Amplas, seorang pria mengendarai Honda GL Pro menegur korban dan bertanya tujuannya kemana.

Dengan polos korban menjawab mau melayat ke kawasan Matapao. Pelaku pun menawarkan biar sama karena pelaku mau ke daerah Tebing Tinggi. Walau tidak kenal dengan pria yang menawarkan jasa itu, korban mau saja ketika disuruh naik ke atas sepedamotor pelaku.

Lalu pelaku membonceng korban dan dalam perjalanan, korban yang ketika itu membawa tas sandang disuruh pelaku agar memasukkan tasnya ke dalam tas pelaku. Tanpa curiga, korban manut saja dan memasukkan tas miliknya ke dalam tas pelaku.

Selama dalam perjalanan, pelaku mengajak korban terus bercerita dan beberapa kali korban disuruh turun untuk membeli sesuatu. Puncaknya, ketika berada di Jalinsum Simpang Jalan Ahmad Dahlan Kecamatan Lubuk Pakam, korban disuruh turun untuk membeli air mineral.

Lagi-lagi korban nurut saja dan turun membeli ait minum. Tapi setelah korban turun dari sepeda motor, pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban.

Meski ditinggal, korban masih belum sadar jika dirinya korban hipnotis, barulah setelah warga berdatangan mendekati dan bertanya, korban pun sadar jika dirinya sudah dihipnotis pria yang memboncengnya dan melarikan tas berisi uang Rp600 ribu, hp merek nokia dan dompet kecil berisi 2 buah cincin emas masing-masing seberat 5 gram.

Kasihan melihat korban maka warga mengarahkan penarik becak yang mangkal untuk mengantar korban ke Polsek Lubuk Pakam. Tapi karena korban bertemu dengan pelaku di kawasan Amplas maka korban diarahkan membuat laporan pengaduan ke Polsek Patumbak. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY