Korban dirawat di RS. (ist/mdc)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com)– Lima orang sekeluarga di dalam mobil Toyota Avanza BK 1534 QH yang mau pergi kebaktian ke gereja ditabrak kereta api, di Jalan Stasiun, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumut, Minggu (7/4/2019) pagi.

Kelimanya adalah, Zico Bintang Siahaan (26), Yerika Simorangkir (22), Arif Lisbet Boru Simorangkir (14), Julio Evander Siahaan (3) dan Hervita Boru Siahaan yang masih berusia 9 bulan, warga Jalan Nusa Indah 7, Perumnas Helvetia, Medan.

Sebelum kejadian, mobil warna hitam yang dikemudikan Zico melaju dari arah Tanjung Gusta menuju Jalan Binjai. Tiba di lokasi, diduga Zico tidak memperhatikan kereta api jurusan Medan-Binjai, nomor lokomotif BB 302 7006, yang akan melintas di sana.

Tak ayal, begitu mobil menanjak ke perlintasan kereta api, pintu samping kiri mobil langsung dihantam keras lokomotif. Dum..! Mobil berikut penumpangnya pun langsung terseret sejauh ratusan meter. Dentuman suara keras itu langsung mengundang perhatian warga. Dalam hitungan menit, warga pun sudah menyemut di lokasi.

“Memang nggak ada palang pintunya di sini bang. Udah sering di sini kejadian tabrakan kereta api,” kata Soni, seorang warga sekitar lokasi.

Meski terseret sejauh lebih kurang 360 meter dari perlintasan dan mobil sempat terguling beberapa kali, seluruh penumpangnya masih selamat.

Meski begitu, lima orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan.

“Kami pikir udah mati yang di dalam mobil itu. Karena udah terseret jauh kali mobilnya. Untung lah selamat semua,” tambah warga itu.

Sementara menurut warga lain, kelima penumpang mobil tersebut disebut sedang dalam perjalanan ke gereja.

“Mereka Jemaat HKI yang di Jalan Pantai Timur, Kampung Lalang,” sebut warga tersebut.

Personel Unit Lantas Polsek Sunggal yang menerima informasi kecelakaan tiba tak lama kemudian di lokasi. Selanjutnya, polisi mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi mobil nahas tersebut ke Pos Lantas Polsek Sunggal.

Sementara kereta api yang sempat terhenti langsung melanjutkan perjalanannya.

“Benar, saat ini seluruh penumpang di Rumah Sakit Bina Kasih dirawat. Untuk mobilnya sudah dievakuasi ke pos lantas. Mobil tersebut sempat terseret hingga 360 meter dari TKP awal,” jawab Kanit Lantas Polsek Sunggal, ketika dikonfirmasi melalui Panit Lantas, Ipda AG Lubis.

“Selamat semua penumpangnya. Untuk keseluruhan penumpang rata-rata mengalami luka di bagian kepala dan beberapa di antaranya ada yang belum sadarkan diri,” bebernya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY