FSPTI-KSPSI sosialisasi sadar hukum kepada para anggota di Kantor Sekretariat Jalan Lembaga Pemasyarakatan No 111, Kecamatan Sunggal Deliserdang, Kamis (8/11/2018). (ist)

MEDAN (medanbicara.com)- Sebagai barometer Provinsi Sumut, kondusifitas Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang menjadi hal yang krusial. Untungnya, kinerja jajaran kepolisian di bawah kendali Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dan Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan benar-benar diacungi jempol.

Demikian diungkapkan Ketua DPD FSPTI-KSPSI Sumut, Sabam Manalu SE, Penasehat Deliserdang, Julianus Sembiring dan Rukun Sembiring serta unsur organisasi DPC FSPTI-KSPSI Kabupaten Deliserdang di bawah kepemimpinan Samuel Manurung dan Sekretarisnya Sartoto Rianto Barus, bersama Direktur LBH FSPTI-KSPSI Kabupaten Deliserdang, Daniel Simbolon SH, usai memberikan sosialisasi sadar hukum kepada para anggota organisasi itu di Kantor Sekretariat Jalan Lembaga Pemasyarakatan No 111, Kecamatan Sunggal Deliserdang, Kamis (8/11/2018).

“Kami melihat Bapak Kapolrestabes Medan belakangan ini begtiu gencarnya menyambangi kelompok-kelompok masyarakat. Bahkan subuh hari pun, beliau aktif memberikan tausiah dan salat subuh berjamaah di masjid-masjid yang ada di Kota Medan. Tukang becak pun ditemui. Ini gaya pemimpin yang patut kita panuti,” kata Samuel.

Tak ubahnya dengan Kapolrestabes Medan, pihaknya juga memperhatikan kinerja Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan. Tak tanggung-tanggung, pejabat yang satu ini menggundang ribuan tukang becak yang ada di Kabupaten Deliserdang hanya untuk bersosialiasi.

“Begitu juga dengan Bapak Kapolres Deliserdang. Meski baru satu tahun beliau memimpin, tapi sudah banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukannya menyentuh langsung masyarakat. Yang paling heboh kami ingat, beliau sampai menyawer abang-abang tukang becak baru-baru ini,” sebut Samuel.

Karena sikap bersahaja kedua pimpinan Polri ini, kata Samuel Manurung bersama seluruh jajaran pengurus DPC FSPTI-KSPSI Kabupaten Deliserdang akhirnya bersepakat untuk mendukung dan menunjang kinerja kepolisian, agar semakin maksimal di wilayah kerjanya.

“Salah satu realisasi untuk mendukung kinerja Kapolrestabes Medan dan Kapolres Deliserdang ini, kita memberikan sosialisasi sadar hukum kepada anggota DPC FSPTI-KSPSI Kabupaten Deliserdang yang nantinya bertransformasi sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dalam payung hukum Pimpinan Unit Kerja (PUK) sebagaimana ketentuan UU no 21 tahun 2000, yang merupakan dasar bagi serikat pekerja/buruh dalam melaksanakan kegiatannya di lapangan. Tujuannya supaya anggota taat hukum, tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku,” timpal Direktur LBH, Daniel Simbolon SH.

Daniel menyebutkan, setiap anggota DPC FSPTI-KSPSI Kabupaten Deliserdang wajib untuk tidak ikut-ikutan dalam menyebarkan berita-berita Hoax.

“Khusus terkait Pemilu Damai, kita arahkan semua anggota untuk tidak ikut-ikutan dalam melakukan politisasi SARA, termasuk jangan mau terlibat money politik,” pungkasnya.(red/eza)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY