Jessica saat mendapat perawatan. (mdc)

DELISERDANG (medanbicara.com)–Dengan tertatih-tatih, Jessika Tarigan (14), warga Dusun I, Desa Medan Sinembah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumut mendatangi Polsek Tanjung Morawa, Sabtu (27/10/2018) malam sekira pukul 19.00 Wib.

Didampingi orangtuanya, pelajar kelas II SMP Methodist Tanjung Morawa ini menahan rasa sakit pada tangan, kedua lutut dan kepala akibat diseret dua pelaku jambret di Jalinsum Tanjung Morawa, Simpang Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa itu menceritakan kronologis perampokan yang dialaminya saat membuat laporan pengaduan ke Polsek Tanjung Morawa.

Kedua tersangka saat diamankan. (mdc)

Menurut sulung dari tiga bersaudara ini, sekira pukul 13.30 Wib, korban berniat mau pulang ke rumah dengan menunggu angkot di Simpang Ujung Serdang.

Tak lama setelah berdiri di tepi jalinsum, ibunya menelepon korban dan bertanya apakah sudah pulang sekolah. Namun saat berkomunikasi dengan ibunya itu, dua pria yang diketahui bernama Bima Bayu (17), warga Dusun I Bandar Labuhan Bawah, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjung Morawa dan Niko Pratama Ginting (20), warga Jalan Irian Nomor 42 Gang Beringin Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, Kecamatan Tanjung Morawa melintas mengendarai sepeda motor Suzuki Satria memperhatikan korban.

Kedua pelaku berhenti dan pura-pura bertanya sekolah dimana. Dengan polos menjawab sekolah di SMP methodist Tanjung Morawa.

Tapi tiba-tiba, salah seorang pelaku menarik tangan korban untuk merampas HP merek Advan tipe S5E 4GS milik korban. Tak mau Hp android miliknya dirampok pelaku, korban melakukan perlawanan dengan sekuat tenaga.

Mendapat perlawanan korban, salah seorang pelaku memukul kepala korban sambil berupaya menyeret korban. Tapi korban tetap melakukan perlawanan dengan menarik baju salah seorang pelaku sambil berteriak minta tolong.

Warga yang melintas di lokasi kejadian langsung memberhentikan sepeda motornya dan memukul kepala salah seorang pelaku dengan helm. Tanpa dikomando, massa berdatangan dan mengeroyok kedua pelaku. Massa yang marah kemudian membakar sepeda motor Suzuki Satria FU milik pelaku di lokasi.

Tak lama kemudian petugas Polsek Tanjung Morawa yang mendapat kabar meluncur ke lokasi kejadian dan mengamankan kedua pelaku

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa, Ipda OJ Samosir SH ketika dikonfirmasi membenarkan jika dua pelaku sudah diamankan dan masih diperiksa intensif guna penyelidikan dan pengembangan. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY