ilustrasi

MEDAN (medanbicara.com)- Faisal (25), baru saja berdamai dan bebas dari Polsek Medan Timur dalam kasus pencurian kabel. Kini warga Jalan Gaharu B, Kecamatan Medan Timur itu kembali ditangkap Polsek Medan Timur. Kali ini, kakinya ditembak polisi. Aduh…

Informasi yang dihimpun wartawan dari istri dan keluarga Faisal saat dijumpai di Polsek Medan Timur, Faisal kembali dituding melakukan pencurian kabel di sekitar Jalan Cemara atas laporan Handoko.

“Tepatnya Jumat (6/7) malam, suami saya sedang kerja menjaga parkir di kawasan Restauran Paramond Merak Jingga Jalan Merak Jingga, tiba-tiba suami saya yang tidak tahu apa-apa langsung dibawa beberapa petugas dengan mengendarai mobil ke Mako Polsek Medan Timur,” ujar Ela Ananda Putri, istri Faisal.

Sesampai di Polsek Medan Timur, polisi menjelaskan bahwa Faisal kembali terlibat kasus pencurian kabel dengan seorang temannya yang saat ini masih diburu oleh polisi (DPO). Kasus pencurian ini dilaporkan oleh Handoko yang merasa kehilangan kabel di kawasan Jalan Cemara.

“Masak suamiku yang nggak tahu apa-apa tiba-tiba ditangkap, anehnya menurut pengakuan suamiku malah dia katanya dipaksa untuk ngakui kalau dia yang telah mencuri kabel milik korban,” ujar Ela.

Ela juga mengatakan saat ditangkap suaminya dalam keadaan sehat, namun anehnya setelah sehari ditahan Polsek Medan Timur, tiba-tiba suaminya dikeluarkan dengan alasan berobat, padahal suaminya tidak ada menderita sakit. Setelah dibawa petugas suami Ela ditembak di bagian kakinya.

“Lebih kejamnya lagi, saat suamiku itu sudah sehari dalam sel Polsek Medan Timur, beberapa petugas membawanya keluar dari penjara dengan alasan mau membawanya berobat, tapi bukannya berobat bang melainkan suamiku yang jadi korban tudingan tersebut malah ditembak bagian kaki kirinya. Katanya dia ditembak di lahan yang kosong dengan dikelilingi pagar seng di Jalan Mojopahit dengan matanya ditutup lakban dan tangan diborgol,” kata istri Faisal yang kecewa atas tindakan ketidakadilan yang dilakukan Polsek Medan Timur.

Hal senada juga disampaikan mertua Faisal yang menyesalkan tindakan personel Polsek Medan Timur yang tidak mempunyai rasa kemanusiaan yang tega menembak seorang pria yang dituding mencuri kabel.

“Sungguh sangat tidak manusiawi sekali cara mereka lakukan terhadap menantuku. Bahkan kalau kita lihat kasus yang telah ditudingkan terhadap si Faisal yaitu mencuri kabel sangat aneh sekali, dan kami menuntut rasa keadilan dan akan melaporkan kasus ini ke pihak Propam Poldasu,” ucap mertua Faisal yang mengaku mempunyai bukti rekaman ucapan Faisal yang merasa dizolimi di Polsek Medan Timur.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Yoga saat dikonfirmasi wartawan mengenai ketidakwajaran personel Polsek Medan Timur menembak seorang pencuri kabel mengatakan bahwa kasus Faisal sudah sesuai prosedur dan terbukti melakukan tindakan pencurian.

“Ya itu sah-sah saja keterangan dari keluarganya, kasus sudah duduk perkaranya sesuai barang bukti dan ada laporan polisinya,” jawab Kanit Reskrim Polsek Medan Timur lewat pesan singkat, Rabu (25/7/2018).(ing)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY