Tersangka saat diamankan. (mrc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– Dor! Parulian Napitupulu alias Lian (32), meringis kesakitan setelah betis kanan dan kirinya ditembus peluru petugas Satreskrim Polrestabes Medan.

Pria warga Jalan Setitik 9, Perumnas Mandala, Medan itu ditembak karena berusaha melarikan diri saat ditangkap dalam kasus pencurian sepeda motor Jupiter Z milik Andi Hakim (31), warga Jalan HM Said, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (3/2//2019).

Kejadian bermula pada saat korban berada di Jalan Berastagi Medan Perjuangan memarkirkan sepeda motornya di dalam rumah Heng Pau Suan yang merupakan kerabatnya.

Sepeda motornya tersebut dia parkir di di depan rumah kerabatnya dalam keadaan tidak dikunci stang, karena di dalam garasi rumah.

Selesai memarkirkan sepeda motornya dia langsung masuk ke lantai dua rumah tersebut. Setelah beberapa jam berada di sana dia turun namun sayang dia tak melihat sepeda motornya lagi.

Merasa telah jadi korban pencurian dia melaporkan kejadian itu Polrestabes Medan. Mendapatkan laporan, Reskrim Polrestabes Medan langsung terjun ke TKP dan melakukan penyelidikan.

Selanjutnya setelah terkumpul bukti-bukti dan keterangan saksi, polisi langsung melakukan pengejaran. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung menyebar untuk memastikan pelaku berada di rumahnya.

Petugaspun langsung melakukan penangkapan namun hal itu sudah diketahui oleh pelaku dan mencoba kabur dengan melawan petugas. Petugas melepas dua kali tembakan peringatan ke udara, namun pelaku tetap lari dan akhirnya petugas melepaskan tembakan ke arah dua betis pelaku.

Tersangka pun roboh di terjang timah panas, sambil meringis kesakitan, petugas kepolisian langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan medis

Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto melalui Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira membenarkan penangkapan itu.

”Benar telah kita tangkap pelaku 366 atas nama Parulian Napitupulu warga Jalan Setitik 9 Perumnas Mandala. Pelaku terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur karena pada saat kami tangkap berupaya melarikan diri dengan melawan petugas, dua peluru bersarang di kedua betisnya,” ucap Putu.

Menurutnya, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik korban BK 2667 ASK warna hijau.

“Data kami pelaku adalah seorang residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2014 dan telah divonis 1,2 tahun,” katanya.(mrc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY