Tersangka saat dimankan. (mdc)
Loading...

MEDAN (edanbicara.com)- Kemarahan warga nyaris tak terbendung begitu mengetahui seorang pria bertato ditangkap karena menjambret tas milik seorang ibu rumah tangga, di Jalan Bayangkara, Medan Tembung, Rabu (9/1/2019) siang.

Pria yang tertangkap diketahui bernama Pabeng Pandiangan (35), warga Jalan Willem Iskandar, Kawasan Pasar Bengkok itu sempat jadi bulan-bulanan amuk warga.

Beruntung polisi cepat mendapat informasi dan segera tiba di lokasi. Pabeng kemudian diamankan ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pandiangan ternyata tak sendirian melakukan aksi jambret tersebut. Bersama temannya Rian, keduanya diduga memang mencari korban dengan mengendarai sepeda motor.

Saat berkeliling mengendarai sepeda motor, keduanya kemudian melihat Trili (33), ibu rumah tangga warga Jalan Jemadi Medan Timur, sedang berkendara dengan motornya.

Mereka pun bergegas tancap gas dan langsung memepet Trili. Tas sandang berisi HP Xiaomi A5 yang dibawa wanita itu dijambret.

Tak pelak, hal itu membuat Trili langsung teriak,”Jambret…jambret!”

Sehingga mengundang perhatian warga serta pengguna jalan lain.
Sementara itu, Pandiangan dan Rian pun berusaha kabur dengan motornya hingga ke Jalan Mustafa. Tiba di sana, sepeda motor yang dikendarai mereka oleng dan jatuh ke jalan. Warga yang mengejar pun langsung berhenti dan coba menyergap kedua pria itu ketika mereka berusaha bangkit dan akan kabur lagi.

“Pas mau kabur, warga sudah dekat, jadi salah satu pelaku (Pabeng Pandiangan) ketinggalan. Sementara satu lagi (Rian) berhasil kabur naik kereta,” kata Andi (36), warga sekitar.

Tanpa dikomando, warga yang geram lalu memukuli Pandiangan. Tak lama kemudian polisi pun tiba di lokasi lalu memboyong Pabeng ke Polsek Mapolsek Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, ketika dikonfirmasi membenarkan diserahkannya seorang tersangka jambret yang sempat babak belur dihajar warga.

“Tersangka sudah kita amankan beserta barang bukti HP Xiaomi A5 milik korban. Saat ini masih dalam pemeriksaan,” katanya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY