Loading...

Medan (medanbicara.com) – Seorang pencuri ditangkap dan dikeroyok massa hingga berdarah karena kepergok mencuri dua unit handphone di dalam Masjid At Tawwabin, Jalan William Iskandar Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung.

Dalam kondisi berlumuran darah M. Iqbal Nst (36) warga asal Jl. Limbah Dolok, Desa Kayu Laut Kecamatan Penyabungan Madina, diboyong personil ke Polsek Percut Sei Tuan.

Selain pelaku, ikut diamankan sebagai barang bukti berupa 2 buah handphone masing-masing merk Oppo dan Xiaomi. Kedua korban masing-masing M. Naufal Aqila (17) dan Rizki Abdi Syahputra Hasibuan (17) kedua warga Jalan Pimpinan, Kelurahhan Sidorejo Kecamaran Medan Tembung.

Menurut Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Supriadi kepada wartawan Selasa (1/10/2019) menjelaskan kejadiannya Sabtu (28/9/19) lalu. Siang itu kedua korban masuk masjid untuk melaksanakan sholat. Sebelum sholat keduanya mengecas hp di dalam masjid.

Diduga sudah diintai, pelaku membuka pintu masjid yang tidak terkunci. Dan langsung mencuri hp milik kedua korban. Seorang warga yang curiga melihat pelaku tergesa-gesa keluar dari masjid sambil membawa dua hp hasil curian langsung berteriak maling.

Tak ayal, pelaku kabur melarikan. Warga lainnya yang mendengar teriak maling berhambur mengejar pelaku. Tidak jauh dari lokasi kejadian, pelaku ditangkap dan dihakimi massa sampai berdarah-darah. Tidak berapa lama, kedua korban mendekati kerumunan warga sambil mengatakan bahwa hp miliknya telah dicuri pelaku.

Saat bersamaan petugas Unit Reskrim Polsek yang lagi patroli melintas di lokasi dan terus mengamankan bandit kampung tersebut berikut barang bukti dua unit hp dibawa ke komado untuk pemeriksaan. Menyusul kedua korban membuat laporan pengaduan.

“Ya, pelaku sudah diamankan berikut barang bukti untuk pengusutan lebih lanjut. Korban sudah membuat pengaduan,” ujar panit. (mail)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY