Tersangka saat ditunjukkan polisi. (ist)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)-Sahat Martua Panggabean (30) dijegrek Unit Pegasus Polsek Medan Helvetia, di Jalan Geperta, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (10/07/2019).

Warga Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia itu terlibat kasus pencurian dengan No LP/397/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia.

Keterangan korban, Wilfred Siburian (43) dalam laporannya ke polisi, Senin (10/06/2019) sekitar pukul 08.00 Wib lalu, korban bersama Aldi masuk kantor. Kemudian korban menyuruh Aldi agar membuka pintu kantor.

Setelah pintu kedua dibuka, Aldi memberitahukan kepada korban bahwa pintu kedua sudah rusak, namun gemboknya masih bagus. Aldi juga memberitahukan kepada korban bahwa pintu kaca yang berada di dalam sudah terbuka dan diganjal pakai kursi.

Kemudian korban menyuruh aldi untuk mengecek pintu atas. Ternyata pintu atas sudah terbuka, kemudian Aldi turun. Sementara korban melihat laptop yang berada di meja karyawan kantor hilang.

Korban bersama Aldi mengecek berkas yang ada di dalam brankas, ternyata kunci brankas sudah hilang. Kemudian brankas dibongkar paksa tenyata isi brankas tidak ada yg hilang.

Akibat kejadian tersebut korban melapor kehilangan 1 laptop merek Lenovo tipe Ideapad 320-141SK warna hitam ditaksir sekira Rp8.000.000. Korban kemudian membuat laporan ke Mapolsek Medan Helvetia.

Rabu (10/07/2019) sekira pukul 16.30 Wib, Tim Pegasus Polsek Medan Helvetia mendapat informasi pelaku sedang berboncengan dengan temannya di Jalan Gaperta. Tim Pegasus Polsek Medan Helvetia langsung melakukan penangkapan.

Setelah diinterogasi, pelaku mengkau melakukan aksinya dengan temannya bernama JR, UC dan WN (DPO). Pelaku selanjutnya diboyong ke Mapolsek Medan Helvetia.

Barang Bukti yang diamankan 2 pasang gorden warna hijau dan Kuning, 1 kotak laptop. Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (za)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY