Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu, H Muhammad Ihsan Harahap, ST didampingi Sekretaris dan Kepala Bidang foto bersama dengan stafnya usai Upacara Apel Gabungan Kelompok I dan II di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu. (ist)
Loading...

RANTAUPRAPAT (medanbicara.com)-Beberapa kasus penyalahgunaan media sosial akhir akhir ini sering terjadi melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penyalahgunaan itu berupa menyampaikan berita hoax, ujaran kebencian yang juga menyangkut sara, membully dan pencemaran nama baik.

Hal tersebut dikatakan Plt Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H Muhammad Ihsan Harahap, ST, Senin (28/1/2019) pada upacara Apel Gabungan Kelompok I dan II di lingkungan Pemkab Labuhanbatu yang berlangsung di Lapangan Diklat BKPP.

Dijelaskan Ihksan, ada beberapa kasus yang menyebabkan para Aparatur Sipil Negara harus berurusan dengan hukum karena telah melanggar undang-undang ITE, tentunya hal ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut reputasi dari ASN yang bersangkutan dan instansi yang menaunginya.

Menurut Kadis Kominfo Labuhanbatu ini, kebablasan dalam bermedia sosial, bebas berkomentar, bebas menyerang, bebas menghujat, apabila dibiarkan tidak mustahil menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan NKRI.

Plt Bupati Labuhanbatu melalui Kadis Kominfo mengimbau agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan ikut berperan aktif dalam lingkungan dan keluarga dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan media sosial.

Upacara apel gabungan yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu tersebut diawali dengan pembacaan teks Pancasila oleh inspektur upacara, dilanjutkan dengan pembacaan teks Undang-Undang Dasar 1945, Pengucapan Sapta Prasetya Korpri dan arahan/bimbingan inspektur upacara serta ditutup dengan pembacaan doa tersebut dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD, para pejabat eselon III dan IV . (syah)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY