MEDAN (medanbicara.com)-Salah satu penyebab mengapa mulut menjadi bau ketika berpuasa dikarenakan berkurangnya produksi air liur,  sehingga mulut terasa kering.

Oleh karenanya, selama berpuasa, umat muslim dianjurkan untuk lebih memperhatikan kandungan  air dan zat gizi di dalam makanan yang akan dikonsumsi tersebut.

Hal ini dikatakan drg. Usma Polita Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Sabtu (2/6).

“Orang yang sedang berpuasa, rongga mulutnya dalam keadaan kering karena tidak ada makanan yang dikunyah selama kurang lebih 14 jam berpuasa, sehingga air liur yang diproduksi berkurang,” ujarnya.

Hal ini sambungnya, menyebabkan bakteri anaerob penghasil zat sulfur (belerang) berkembang biak dengan cepat. Karena itu, bau mulut pada orang berpuasa tidak dapat dihindari. Selain gangguan di rongga mulut, infeksi di organ tubuh lain seperti gangguan pencernaan, infeksi amandel, perubahan hormon, atau bronkitis juga dapat menyebabkan bau mulut.

Untuk itu, bagi yang menjalankan ibadah puasa dianjurkan untuk lebih intens membersihkan gigi dan gusi selesai sahur dan sebelum tidur. Sisa makanan yang ada di dalam mulut akan memperparah bau mulut, timbulnya sariawan dan bibir pecah-pecah karena adanya memberi kesempatan bagi bakteri yang ada dalam mulut membentuk lapisan plak.

Selain itu, berkumur saat berwudhu dapat membantu mengurangi gejala mulut kering saat berpuasa.

“Biasakan memperbanyak minum air putih pada saat sahur dan berbuka puasa. Karena air putih ini berfungsi untuk menyimpan mineral-mineral yang diperlukan gigi, sekaligus membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi,” katanya.

Memperbanyak makanan kaya akan serat, sangatlah dianjurkan seperti buah dan sayuran saat sahur dan berbuka puasa. Sebab, kandungan vitamin dan mineral dalam buah dan sayuran dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut, khususnya saat menjalani ibadah berpuasa.

Diungkapkannya, berkumur dengan obat kumur antiseptic ketika selesai sahur dan setelah makan, sebenarnya tidak dianjurkan untuk menjadi rutinitas. Sebab, hal ini dapat membunuh bakteri-bakteri berguna yang terdapat dalam mulut.

“Minum air putih, konsumsi makanan kaya serat, dan sering berkumur ketika berwudhu, ini sangat membantu menjaga kesehatan dan bau mulut,” pungkasnya. (fatimah/ef)

TIDAK ADA KOMENTAR