Aduh…Di Medan Ojol Terduga Teroris Ditangkap, Ada Juga Penjual Susu Keliling dan Wiraswasta

0
121
Pengemudi Ojol saat diamankan polisi. (twitter)

MEDAN (medanbicara.com)-Seorang pria berjaket ojek online dibekuk polisi saat berkendaraan di Medan, Selasa (15/5/2018). Pria tersebut diduga merupakan pelaku terorisme.
Dalam sebuah video yang ramai beredar di masyarakat, polisi terlihat segera memborgol dan membuka tas terduga teroris yang diketahui berinisial MYR (28) itu.
Penangkapan MYR disaksikan oleh warga yang tengah terjebak macet di sekitarnya.
“Pukul 14.30 WIB Tim Densus 88 AT Mabes Polri bersama dengan Dit Intelkam Poldasu melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku Terorisme MYR (28). Dia diamankan ketika sedang menaiki sepeda motor menunggu orderan Gojek,”demikian keterangan dari pihak kepolisian.

Setelahnya, tim kepolisian melakukan pengembangan dan penggeledahan rumah MYR pada malam hari. Diketahui, MYR tinggal bersama dua orangtua dan keenam saudaranya di Kecamatan Medan Tembung.

Saat penggeledahan, sang Ayah menyebut, MYR merupakan anak ketiga dari 7 bersaudara. Sehari-hari, MYR bekerja sebagai pengemudi ojek online roda 2 yang beroperasi di Kota Medan.

Sebelumnya, MYR sempat tinggal di Jalan Cemara (kos) selama sebulan. Namun, karena tidak sanggup membayar akhirnya dia memilih untuk kembali ke rumah.

Ayah MYR juga mengatakan, putranya merupakan anak yang baik dan rajin salat. Sementara itu, dalam penggeledahan berbagai barang bukti diamankan dari rumah terduga teroris MYR.

Di antara barang yang diamankan, yaitu sebuah Al-Qur’an besar, sebuah Al-Qur’an kecil, kaset CD, buku note warna merah berisikan fotokopi KTP.

Untuk saat Ini, MYR telah diamankan di Mako Brimob Polda Sumut. Wakapolri Komjen Syafruddin dalam keterangannya menyampaikan bahwa total ada 33 terduga teroris yang ditangkap di beberapa wilayah Indonesia. Mulai dari Jawa Timur, Palembang, Sumsel, hingga Medan,

Informasi yang dari kepolisian yang diterima menyebutkan, pukul 16.00 WIB Tim Densus 88 AT Mabes Polri bersama personel Polda Sumut menangkap SL, 38 tahun. Syafrizal yang bekerja sebagai penjual susu kedelai keliling, dan memiliki anak dua orang, ditangkap ketika mengendarai sepeda motor keluar dari Masjid Ulayat lahan Garapan Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan.

Polisi kemudian menggeledah rumahnya di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kota Medan.

Pukul 17.00 WIB, Tim Densus 88 dan Polda Sumut bergerak menuju kediaman Wy, 38 thn, pekerjaan wiraswasta dan memiliki dua orang anak. Namun yang bersangkutan sudah melarikan diri dan rumah dalam keadaan Kosong.

Para pelaku terorisme saat ini telah diamankan di Mako Brimob Polda Sumut. (pjs/kum)

TIDAK ADA KOMENTAR