Loading...

MEDAN (medanbicara.com) – Forum Ormas Islam Peduli melakukan audensi ke Kantor Imigrasi di Jalan Serma Hanafiah, Belawan, Rabu (18/1).

Dalam kunjungan Ketua Forum Ormas Islam Peduli Belawan, M Badlu mengatakan, bahwa tenaga asing yang bekerja di Paluh Kurau sebanyak 262 orang terdiri dari warga Negara Tiongkok, Taiwan dan Inggris. Selain itu, pekerja lokal sebanyak 296 orang. Total seluruhnya berjumlah 558 orang pekerja.

“Awalnya mereka datang ke Indonesia untuk berbisnis. Izin terbatas baik untuk tenaga kerja ataupun karena keluarga atau izin tetap hanya 5 tahun di Indonesia dan sejak kapan berstatus warga Negara Indonesia kita belum tahu karena mereka banyak yang sudah memiliki KTP,” bebernya kepada wartawan.

Kasi Wasdakim Imigras Kelas II Belawan, Rioha Sah Putra saat dikonfirmasi, Kamis (19/1) membantah hal tersebut karena sampai hari ini belum mendapati bukti-bukti kalau mereka sudah menjadi warga Negara Indonesia.

“Memang ada isu-isu mereka bisa memiliki KTP, cuman sampai saat ini kita belum menemukan bukti itu. Namun jika ada informasi seperti itu mohon disampaikan ke kita untuk kita tindak lanjuti karena hal seperti ini sudah merusak kedaulatan Negara kita,” tandasnya. (jol)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY