Kombes Pol Dadang Hartanto saat melayat ke rumah duka korban pengeroyokan. (ist/mdc)

MEDAN (medanbicara.com)– Aksi pengeroyokan di Jalan Luku V, Gang Cangkul, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, berakhir tragis. Suparno (36), satu di antara korban–akhirnya meninggal dunia, Minggu (4/11) sekira jam 09.00 Wib, saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Luku 5, Kelurahan Kwala Bekala, pada Sabtu (3/11/2018) sekira jam 18.00 Wib.

Sekelompok pemuda dengan mengendarai sepeda motor tiba-tiba mengamuk dan menyerang warga di sana. Akibatnya, Suparno mengalami luka pada bagian kepala dan lengan kiri. Sementara tetangganya Lasiman (55), mengalami luka pada bagian lengan kanan.

“Korban Suparno meninggal pagi tadi sekira jam 09.00 Wib,” sebut Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, saat melayat ke rumah duka di Jalan Luku V, Kelurahan Kwala Bekala.

Kombes Dadang, mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban saat mengunjungi rumah duka.

“Semoga diterima Amal ibadahnya di sisi Allah SWT dan bagi keluarga yang tinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” katanya.

Meski begitu, Dadang menghimbau kepada seluruh keluarga dan masyarakat di sana supaya tidak terpicu permasalahan lebih besar lagi yang dapat memperkeruh suasana.

“Percayakan kepada kami pihak kepolisian. Kami akan melakukan penindakan secara tegas untuk menangani permasalahan ini,” tegasnya.

Sebagai pelaku yang melakukan penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, sambung Kombes Dadang, tentu akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami minta kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, sesepuh dan warga yang ada disini jangan terbawa arus atau terprovokasi dan tetap bersabar. Percayakan kepada pihak kepolisian,” imbaunya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY