Cewek yang kena tipu. (mdc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– Warga Jalan Ampera V, Glugur Darat II, Medan Barat dikejutkan tangisan seorang cewek, Minggu (13/1/2019) sore. Ternyata, gadis berinisial CRS (18) itu mengaku tinggal di Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai masih duduk di bangku kelas XII SMA Negeri 1 Sei Rampah.

Seorang saksi mata mengatakan, peristiwa itu diketahui setelah ada warga mendengar suara cewek ABG menangis di dekat kediamannya. Warga tersebut kemudian mendatangi arah suara dan akhirnya menemukan seorang gadis sedang menangis sambil duduk dekat sebatang pohon di halaman rumahnya.

“Waktu kami tanya, katanya dia ditipu sama cowok, namanya Wira Angga Harahap, katanya warga sini,” tutur cewek itu kepada wartawan, Senin (14/1/2019).

“Aku diajak nonton bioskop di Medan Plaza dan jalan-jalan keliling Medan kak,” imbuh perempuan berinisial F tersebut menirukan ucapan CRS ketika itu.

Menurut F, pemuda itu memang pernah tinggal di lingkungan mereka, tapi sudah pindah sejak beberapa tahun lalu.

“Tinggal keluarganya yang ada di Ampera V ini,” jelas F.

CRS pun bercerita kepada warga di sana, bahwa dia berkenalan dengan seorang pria dengan akun Wira Anggara Harahap melalui media sosial Facebook pada akhir tahun 2018 lalu.

Singkat cerita, Jumat (11/1/2019) kemarin, keduanya pun membuat janji untuk bertemu dan pada Minggu (13/1/2019) di suatu tempat. Setelah bertemu, mereka kemudian langsung menuju ke Jalan Ampera V, sekitar pukul 16.00 Wib.

Di sana, pria itu kemudian meminta CRS untuk menunggu di depan sebuah rumah yang disebut sebagai tempat tinggalnya lalu berpamitan untuk membeli nasi goreng buat mereka berdua.

“Laki-laki itu minta uang Rp200 ribu katanya mau beli nasi goreng, terus meminjam HP sama si cewek. Si cewek pun langsung memberikan uang dan HP tanpa curiga sama cowok itu,” beber F menjelaskan.

Namun, tunggu punya tunggu, nasi goreng pun tak kunjung datang, bahkan batang hidung pria yang mengaku bernama Wira itu juga tak kelihatan hingga sekira pukul 20.00 Wib.

Saat itu, CRS akhirnya menyadari bahwa dirinya telah ditipu. Spontan, gadis itu menangis karena bingung dan ketakutan.

Suara tangisan gadis 18 tahun itu pun mengundang perhatian warga dan mendatanginya. Setelah menanya persoalan gadis itu, warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kepling setempat.

Kepling, Muharmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa gadis yang tertipu ditinggal di lingkungannya.

“Iya. Memang benar, semalam (Minggu 13/1/2019) malam ada seorang wanita di Ampera V yang menangis. Saat kami tanya katanya dia ditipu. Uang dan HP nya dibawa kabur oleh seorang laki-laki yang dahulunya warga sini. Tapi sekarang uda pindah entah ke mana. Sekarang cuma saudaranya yang tinggal di sini,” jelas Muharmansyah.

Kepling menambahkan, warga akhirnya patungan mengumpulkan uang untuk ongkos pulang gadis tersebut dan sekira pukul 20.30 Wib. Meski begitu, Muharmansyah belum mengetahui apakan peristiwa itu dilaporkan oleh korban kepada pihak kepolisian atau tidak.

Penelusuran wartawan, Senin (14/1/2019) pagi, akun Wira Anggara Harahap sudah tidak bisa ditemukan. Sementara, pria tersebut diketahui memiliki akun lain dengan nama Rangga Perwira (Mbem). (ana/mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY