Kondisi korban saat di lokasi kejadian. (mol)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– 2 kelompok OKP terlibat bentrok di kawasan Jalan Cemara, tepatnya di Jalan Keadilan, Lorong I, Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (2/2/2019). Satu orang meregang nyawa dengan luka di kepala dan tubuh.

Korban tewas diketahui bernama Jarisman Saragih (21), warga Dusun VIX Sinar Gunung, Kelurahan Pematang Johar, Kecamatan Medan Labuhan.

“Iya bang, anggota IPK yang tewas,” kata salah seorang warga di lokasi.

Informasi yang dihimpun, bentrokan terjadi ketika beberapa anggota Ormas IPK melintas di Jalan Cemara lalu memasuki Jalan Keadilan usai mengikuti acara pelantikan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan Timur.

Usai acara, Jarisman hendak pulang mengendarai sepedamotor dari Jalan Krakatau melalui Jalan Cemara. Namun, begitu tiba di Jalan H Anif, Jarisman dan teman-temannya dihadang sekelompok orang yang diduga dari salah satu OKP lainnya.

Para penghadang merasa tak senang karena melihat sekelompok anggota Ormas IPK melintas mengendarai sepedamotor yang bersuara bising. Kabar lain mengatakan, salah satu dari kelompok anggota IPK itu sempat menyenggol papan bunga bertuliskan Grand Opening Pondok Cendana di Jalan Cemara.

“Katanya, karena geber suara kreta (motor) yang dikendarai orang itu (IPK). Ada lagi yang ku dengar, karena dari kelompok IPK sempat menyenggol papan bunga,” sebut warga.

Akibat penghadangan itu, pertikaian tak terhindarkan. Terjadi baku hantam antar kedua kelompok. Kelompok IPK yang kalah jumlah akhirnya kocar-kacir. Nahas bagi Jarisman, dia tertangkap dan langsung dikeroyok hingga tewas.

“Infonya malah korban sudah dibawa dari Jalan H Anif ke Jalan Keadilan. Di situ dia dieksekusi. Kalau masalah nyenggol papan bunga, aku nggak tau,” jelas warga lain.

Karena kondisi korban tak bergerak dengan luka parah di kepala dan tubuhnya, warga pun membawa korban ke RS Martha Friska di Jalan Yossudarso/ Brayan Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi membenarkan info bentrok antara OKP PP dan IPK yang menyebabkan salah seorang korban (kubu IPK) tewas.

“Ya, satu orang meninggal dunia,” akunya.

Terkait informasi yang beredar, bahwa korban mengalami luka tembak di dada, Kompol Faidil belum mau berkomentar.

“Saat ini korban 1 orang, mengenai luka, masih kita lidik,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengakui bahwa bentrok dipicu adanya konvoi ormas IPK.

“Satu orang korban dan sudah dibawa ke RS Martha Friska. Belum tau lagi kita, nanti dulu ya,” kata Putu saat mendampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, di salah satu gedung di kawasan Jalan Cemara.

Hingga malam tadi, personel dari Poldasu, Polrestabes Medan dan Polsek Percut masih bersiaga di beberapa titik di lokasi Jalan Cemara, Jalan Keadilan hingga lorong di kawasan Jalan Keadilan guna mengantisipasi adanya bentrok susulan.

Polisi juga masih terus mencari informasi dari warga dan para Ketua OKP guna mengetahui para pelaku pengeroyokan.

Sementara itu, warga di lokasi terlihat memilih berdiam di dalam rumah masing-masing lantaran terdengar kabar adanya serangan balasan. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY