Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadilah Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga, mantan Gubsu T Erry Nuradi serta para pecinta musik jazz yang didominasi kawula muda saat membuka NSJF 2019. (ist)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)-Ratusan pencinta musik jazz di Kota Medan memenuhi Mahogany Grand Ballroom Grand Aston City Hall menyaksikan North Sumatera Jazz Festival (NSJF) 2019, Minggu (6/10/2019) malam. Sejumlah kelompok musik jazz tampil dengan apik untuk mengobati kerinduan akan aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad 20 dengan akar musik dari Afrika dan Eropa tersebut.

NSJF 2019 yang dibuka Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadilah turut dihadiri Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Dandim 0201/BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga, mantan Gubsu T Erry Nuradi serta para pecinta musik jazz yang didominasi kawula muda tersebut.

Dalam sambutan singkatnya sebelum membuka pertunjukan musik yang rutin digelar setiap tahun tersebut, Pangdam I/BB menyatakan sangat mengapresiasi digelarnya pertunjukan musik jazz bertajuk NSJF 2019, sebab membuka peluang bagi generasi muda untuk menyaksikan sekaligus menyalurkan hobi bermusiknya, termasuk musik jazz.

“Kebetulan saya sangat menyukai musik jazz. Untuk itu saya sangat mengapresiasi atas digelarnya NSJF 2019. Semoga kegiatan seperti ini rutin digelar,” kata Pangdam.

Dua lagu lawas berjudul Tudung Periuk dan Bengawan Solo dibawa dengan apik oleh seorang vokalis wanita dengan balutan musik jazz yang kental mengawali dibukanya NSJF 2019. Setelah itu WEM Present selaku penyelenggara NSJF 2019 memberikan penghargaan kepada seluruh pendukung festival jazz ini, termasuk kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemko Medan.

Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono mengatakan, Pemko Medan sangat mendukung penuh NSJF 2019. Sebab, festival musik jazz ini menunjukkan Kota Medan sebagai salah satu kiblat musik jazz di Tanah Air di luar Pulau Jawa. Dengan demikian para pecinta musik jazz tidak hanya bisa menyaksikan pertunjukan musik jazz berkelas internasional di Pulau Jawa saja, tetapi juga di Kota Medan.

“NSJF sudah masuk dalam kalender even sehingga rutin digelar setiap tahunnya. Tentunya ini berdampak positif dengan pariwisata di Kota Medan. Setiap NSJF digelar, kita harap para pecinta musik jazz di Tanah Air, termasuk luar negeri hadir menyaksikan festival musik jazz berkelas internasional ini,” ungkap Agus. (rel/kom/KU)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY