ilustrasi (poskota)

BANTAENG (medanbicara.com)-Seorang honorer berinisial RIR, mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum ASN berinisial F, di kantor Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulsel.

Perempuan berusia 27 tahun itu diduga dilecehkan oleh F yang bekerja sebagai Bendahara Kantor Kecamatan Bantaeng. Korban telah melaporkan kejadian yang terjadi pada 2 Oktober lalu itu, di Polres Bantaeng. Ia melapor pada 9 Oktober 2018, dengan nomor laporan polisi TBL/277/X/2018/SPK.

Kepada wartawan, korban RIR mengaku, kejadian pelecehan tersebut bermula saat dirinya sedang bercermin di dekat toilet di Kantor Kecamatan Bantaeng.

“Itu hari saya mau perbaiki lipstik di cermin. kebetulan cermin berdekatan dengan WC. Sementara saya bercermin datang dia (F) tarik tanganku masuk ke WC. Dan itu WC sudah tidak terpakai lagi,” bebernya, Selasa (16/10/2018).

“Dia paksa untuk dicium, tapi saya berontak terus. Dia tarik tanganku, terus dia paksa untuk pegang kemaluannya. Tapi saya tarik terus tanganku,” ungkapnya.

Ia memberontak hingga suaranya terdengar keluar. Sehingga F melepaskannya, dan keluar dari toilet tersebut.

Setelah kejadian itu, kata dia, F kembali mencoba merayunya.
“Dia ajakka ke rumahnya, dia bilang ‘ekky sebentar malam ke rumahko nah, tidak adaji mamanya, ke Makassarki’. itu maksudnya apa?,” cetusnya.

Semenjak kejadian itu, ia enggan masuk kantor lagi. Ia terakhir ngantor pada Rabu (3/10/2018).

“Karena jadwal tugasku sampe hari Rabu, setelah hari Rabu itu sampai sekarang tidak pernah masuk kantor. Pak camat tau setelah tersebar,” pungkasnya. (rky/com)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY