Stres Usai Melahirkan, Wanita Ini Kapak Kepala Suaminya Sampek Bersimbah Darah

Istri yang mengapak kepala suaminya. (dtc)

SUKABUMI (medanbicara.com)- Warga di Kampung Ciherang RT 10 RW 09 Desa Gunung Malang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi digegerkan dengan teriakan minta tolong dari Maman (47). Warga mendapati Maman terkapar dengan kepala bersimbah darah.

Tidak jauh dari lokasi Maman tergeletak terlihat Aminah (43), istrinya memegangi kapak yang masih berlumuran darah, secepat kilat warga yang melihat kejadian berusaha merebut kapak yang dipegang Aminah.

“Pelaku dan kapak diamankan oleh warga yang mendengar teriakan korban, korban saat itu juga dibawa ke rumah sakit sementara pelaku diamankan oleh warga,” kata Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Yadi Kusyadi melalui sambungan telepon kepada wartawan, Minggu (14/7/2019).

Menurut keterangan warga kepada penyidik, pelaku sempat meronta dan berteriak seperti kesurupan. Khawatir membahayakan warga dan dirinya pelaku lantas diikat oleh warga.

“Sempat melawan saat diamankan, akhirnya warga mengikat pelaku dan menyerahkan ke polisi. Saat ini masih dalam penanganan Polsek Cikidang,” lanjut Yadi.

Akibat serangan kapak tersebut korban mengalami luka sebanyak empat bacokan. Saat ini masih mendapat perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak.

“Penyebab masih kita dalami, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreksrim langsung backup di Polsek Cikidang untuk membantu proses penyelidikan,” tandas Yadi.

Polisi masih memeriksa Aminah (43) yang nekat menyerang Mamang (47) suaminya sendiri menggunakan kapak. Maman terkapar dengan luka empat bacokan akibat aksi nekat sang istri.

Dugaan sementara Aminah mengalami stres setelah melahirkan anak ketiga yang saat ini masih berusia dua bulan. Kerap kesal dengan suami, akhirnya dia lampiaskan dengan membacok kepala suaminya dengan kapak.

“Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, aksi itu dia lakukan sebagai akumulasi kekesalan kepada suaminya. Dalam kondisi tidak sadar sampai akhirnya nekat melakukan aksi itu,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi kepada wartawan, Minggu (14/7/2019).

Aminah sempat mengamuk dan meronta ketika diamankan warga, sehingga warga yang merebut kapak terpaksa mengikat ibu dari tiga orang anak tersebut.

“Dugaannya dia mengalami stres kemudian kelelahan pasca melahirkan, untuk pemeriksaan lebih lanjutnya kita akan coba bawa pelaku Senin besok ke psikiater untuk periksa kejiwaannya,” lanjut Nasriadi.

Aksi nekat Aminah terjadi sekitar pukul 06.30 WIB pagi tadi, beberapa warga yang datang bahkan ada yang melihat pelaku mengayunkan kapak ke kepala suaminya. Warga kemudian menyergap pelaku dan melepas kapak yang dipegangnya.

“Korban menderita empat luka bacokan, saat ini sudah mendapat penanganan medis. Pelaku sendiri masih kita mintai keterangan, kami juga hati-hati karena kondisi masih belum stabil pemeriksaan dilakukan petugas dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” ujar Nasriadi. (dtc)

Loading...

Mungkin Anda juga menyukai