Rini dan kondisi mobil yang dikendarainya. (bhc)

MAGETAN (medanbicara.com)- Mobil Honda CR-V yang dikemudikan Rini Puspitawati (26) terbang hingga masuk jurang sejauh 200 meter dekat Telaga Sarangan, Magetan pada Sabtu (13/10/2018).

Lihat videonya:
https://www.instagram.com/p/Bo3uEYvlBg9/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=embed_video_watch_again

Saat kejadian, Rini Puspitawati bersama kontraktor bernama Ragil Supriyanto (34), pria beristri dari Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ragil tewas setelah terlempar dari bodi mobil yang akhirnya ringsek, sementara Rini Puspitawati tak sadarkan diri hingga warga berusaha untuk menyelamatkannya.

Dikutip Grid.ID dari Grid Oto, mobil Honda CR-V putih yang dikendarai keduanya rupanya merupakan mobil baru keluaran tahun 2018.

Akibatnya kecelakaan itu, mobil yang masih mulus itu ringsek, dan tak berbentuk.

Mobil tersebut dilaporkan terguling sampai empat kali sebelum mendarat dengan keadaan ringsek di kebun sayur milik warga.

Salah seorang saksi, Suratno mengatakan, mobil berbelok hingga menghantam tumpukan batu dan terpental.

Sejumlah warga kemudian berusaha memberikan pertolongan ke penumpang yang terjepit badan CR-V ringsek.

“Warga berusaha mencongkel mobil pakai linggis, sampai 4 linggis bengkok untuk menolong penumpang,” kata dia.

Sejumlah petugas terpaksa mempreteli beberapa parts yang sudah rusak parah karena ringsek setelah terguling 4 kali.

“Terpaksa dipreteli karena susah jalan. Bagian mesin juga rusak parah, kami tarik pakai truk nanti,” ujar Mijan.

Setelah sejumlah parts mobil dipreteli, CR-V putih ditarik melewati kebun kentang milik warga.

Upaya evakuasi sempat membuat arus lalu lintas menuju lokasi Telaga Sarangan terhambat.

Setelah sekitar 20 menit menolong wanita yang diketahui bernama Rini Puspitawati, warga menemukan seorang pria tersungkur agak ajuh dari bangkai mobil.

Hingga akhirnya mobil Honda CR-V bernopol T 1201 EJ itu berhasil dievakuasi dan dibawa ke Polres Magetan.

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Magetan, Iptu Yudi Wiyanto proses evakuasi memakan waktu karena sulitnya medan tempat jatuhya mobil.

Selain itu padatnya arus lalu lintas dari Sarangan dan sebalikanya juga menjadi faktor penghambat.

“Proses evakuasi mobil yang terjun ke jurang itu memakan waktu hingga tiga jam. Lamanya proses pengangkatan mobil itu selain medan tempat kejadian perkara (TKP), juga padatnya arus lalu lintas yang melintas dari Sarangan dan sebaliknya,” kata Iptu Yudi Wiyanto.

Warga melakukan evakuasi dengan cara ditarik truk dan di bawa ke tempat barang bukti Laka Lantas Polres Magetan

Rini Puspitawati yang merupakan seorang model dan pemandu karaoke itu merupakan warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Ia lalu dilarikan ke rumah sakit setelah berhasil dievakuasi dari bangkai mobil.

Kapolsek Plaosan, Resor Magetan AKP Sukono menyebutkan, dari sejumlah keterangan yang dikumpulkan unit Kecelakaan Lalu Lintas setempat, mobil yang melaju dari arah Barat, Sarangan itu melaju cukup kencang dan menabrak guardrail (pagar pengaman) dan terbang terjun ke jurang sebelah Barat kebun straberi.

“Diduga mobil itu berjalan lurus dan tidak ada tanda-tanda mengerem, saat berada di belokan tajam hingga menabrak pagar pengaman dan jatuh ke persawahan,” kata AKP Sukono.

Kondisi mobil CRV keluaran terbaru itu ringsek dan kemungkinan besar sudah tidak bisa diperbaiki.

“Kedua korban dilarikan ke RSUD dr Sayidiman, Magetan. Korban meninggal ditempatkan di ruang jenazah setempat,” kata Kapolsek.

Proses Evakuasi mobilnya menjadi tontonan wisatawan yang menuju Sarangan maupun sebaliknya.(bhc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY