Satu angkot melintas di Jalan Selebes yang dihadang oleh abang becak. (lir)
Loading...

BELAWAN (medanbicara.com)-Puluhan tukang becak memblokir jalan di perempatan simpang Jalan Selebes Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan dan meminta agar kendaraan angkot tidak boleh masuk ke wilayah mereka untuk mencari sewa, Jumat (5/7/2019) sekitar jam 08.00 Wib.

Aksi ini dilakukan para abang becak sebagai bentuk kekecewaan atas kinerja instansi terkait tentang beroperasinya angkot-angkot ke lokasi mereka yang bukan trayeknya.

Nasrun Siregar (55), seorang abang becak yang turut menggelar aksi mengatakan, semenjak masuknya angkot-angkot ke Jalan Selebes Kelurahan Belawan II, penghasilan mereka menjadi berkurang.

“Penghasilan kami jadi berkurang disebabkan para sopir angkot mencari sewa di sini, padahal jalan ini bukan trayek mereka,” ucap Nasrun.

Para abang becak juga telah berulang kali melarang, namun tidak direspon.

“Kami sudah berulang kali melarang tapi tidak di gubris mereka, apalagi disaat kedatangan kapal KM Kelud yang sandar di terminal Bandar Deli mereka rame-rame masuk ke Jalan Selebes ini sehingga terjadi kemacetan,” ucapnya Nasrun Siregar, warga Belawan ini.

Kalau masih terus berlangsung kami terpaksa melakukan tindakan tegas.

“Karena kami juga punya keluarga dan butuh biaya hidup,” imbuhnya.

Petugas Dishub Stasiun Terminal PMB Belawan, Hendrik Siregar saat dikonfirmasi seputar aksi pemblokiran jalan oleh abang becak bagi para sopir angkot yang akan melintas di Jalan Selebes mengatakan, pihaknya sudah memberitahukan kepada para sopir angkot.

“Agar tidak melintasi jalan tersebut karena itu bukan bagian dari trayek mereka, tapi para sopir angkot ini tetap membandel,” ucap Siregar. (lir)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY