Rumah mewah Bupati Pakpak Bharat. (res/dtn)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)-Pasca ditangkap KPK, rumah Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, di Jalan Pasar Baru Nomor 11, Padang Bulan, Medan terlihat sepi.

Dari pantauan wartawan, Senin (19/11/2018), tidak tampak aktivitas apapun dari rumah mewah bercat putih itu. Bagian depan rumah itu berpagar hitam cukup tinggi sehingga tidak terlihat bagian dalam rumah.

Deretan mobil di halaman dalam rumah Remigo (res/dtn)

Namun dari celah-celah pagar terlihat deretan mobil yang terparkir meski tidak diketahui pasti berapa jumlahnya. Tampak salah satu mobil dililit ‘KPK Line’ berwarna hitam dan merah yang biasa digunakan untuk menyegel barang-barang yang diduga terkait perkara.

“Rumah ini milik keluarga Pak Bupati Pakpak Bharat, Pak Remigo Berutu. Sudah lama tinggal di rumah ini, namun saya tak pernah melihat bapak itu,” kata Kepala Lingkungan IV Padang Bulan, Edi Sitepu, ketika dimintai konfirmasi.

Tampak bagian depan rumah Remigo dengan pagar tinggi warna hitam (res/dtn)

Namun Edi mengaku tidak tahu soal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Remigo. Selain itu, Edi juga menyebut belum ada permintaan padanya untuk pendampingan dalam menggeledah rumah tersebut.

“Pihak KPK juga belum ada meminta saya mendampingi mereka untuk memeriksa rumah Pak Bupati,” imbuh Edi.

Remigo dijerat KPK lantaran diduga menerima suap bersama 2 orang lainnya yang turut ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap bertahap senilai Rp550 juta. KPK menyebut peruntukan duit itu salah satunya untuk ‘mengamankan’ kasus istrinya. (dtn/res)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY