Kedua pemuda yang tertabrak dirawat di RS Bhayangkara Medan. (ist/mdc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– Dua pemuda diduga anggota komplotan jambret, diamankan personel Unit Reskrim Polsek Sunggal, Kamis (4/7/2019) pagi. Keduanya, MIN (23) dan OZ (23), warga Medan Helvetia, Jalan Bakti Luhur, Kelurahan Dwikora dan Jalan Kartika, Cinta Damai.

Keduanya terkapar setelah sepedamotor Suzuki Satria FU yang dikendarai mereka tertabrak mobil suami korban, yang sebelumnya melakukan pengejaran.

Sejatinya, kedua pemuda itu bukan merupakan pelaku langsung aksi penjambretan tersebut, melainkan dua pria lain yang berhasil kabur

Namun, kedua pemuda pengangguran itu diduga menghalang-halangi suami korban saat melakukan pengejaran. Alhasil, keduanya pun tertabrak mobil yang dikendarai suami korban.

Cerita berawal ketika Siti Robiah (37), warga Takengon Angkop, Desa Simpang Umneken, Bias, Aceh Tenggara baru saja turun dari Bus PMTOH di Jalan Gagak Hitam, Kamis (4/7/2019) sekira pukul 6.30 Wib.

Sebelum tiba di pool bus, ibu rumah tangga itu lebih dulu menghubungi sang suami M Yunus untuk segera menjemputnya di sana. Dan ketika bus yang ditumpangi Siti tiba, Yunus pun sudah siap menyambut sang istri.

Namun, ketika Siti turun dari bus, tiba-tiba, dua pria yang mengendarai Honda Vario dan belum diketahui identitasnya langsung memepet.

Sedetik kemudian, satu dari kedua lelaki tersebut langsung merampas tas yang saat itu dipegang oleh Siti lalu langsung tancap gas.

Sontak, Siti pun berteriak histeris meminta tolong kepada warga yang beradad di sana. Pasalnya di dalam tas tersebut terdapat uang tunai Rp2 juta, HP Samsung, tablet iPad, STNK mobil Innova, SIM, KTP, STNK sepedamotor dan surat-surat penting lainnya.

Yunus yang sebelumnya menunggu di dalam mobil pun segera tancap gas dan mengejar kedua pelaku. Aksi kejar-kejaran terjadi hingga ke Jalan Gatot Subroto dan berlanjut ke Jalan Banteng.

“Saat suami korban melakukan pengejaran, dua orang yang mengendarai sepedamotor Suzuki Satria FU ini diduga coba menghalang-halangi, sehingga, tertabrak oleh suami korban,” jelas Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu M Syarif Ginting ketika dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019) sore.

Tak ayal, keduanya pun pun terjungkal ke aspal lalu terluka. Sementara dua pria yang sebelumnya merampas tas Siti berhasil kabur.

Personel Polsek Helvetia yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi untuk mengamankan dua kendaraan. Tapi setelah setelah mendapat penjelasan dari Yunus, petugas Polsek Helvetia kemudian berkoordinasi ke Polsek Sunggal.

“Semula kedua pelaku dibawa ke rumah sakit Advent. Namun setelah berkoordinasi dengan kita, korban kita arahkan membuat laporan ke Polsek Sunggal dan kedua pelaku kita boyong ke rumah sakit Bhayangkara,” tegas Syarif.

Hingga kini, kata Syarif, pihaknya akan melakukan pengembangan untuk mengejar dua pelaku utama yang berhasil membawa kabur tas milik Siti Robiah.

“Masih dirawat, belum bisa kita ambil keterangan. Jika sudah bisa, akan kita kembangkan untuk menangkap dua pelaku utama,” tutupnya. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY