Jasad korban sebelum dievakuasi. (mol)

DELISERDANG (medanbicara.com)-Roy Eko Aritonang (32), warga Jalan Pelita II, Kel Sidorame Barat I, Kec Medan Perjuangan, Sumatera Utara, ditemukan tewas mengenaskan di lahan garapan Dusun 16 Pasar 8, Desa Sampali, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (2/11/2018) sekira pukul 11.00 Wib.

Di leher korban ditemukan dua luka bekas tikaman, kepala luka sayatan benda tajam, gigi copot dan rahang bergeser akibat dipukul benda keras.

Informasi diperoleh, penemuan mayat yang menghebohkan tersebut diketahui saat warga melintas melihat sesosok pria telungkup di ladang pinggir jalan.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Kepala Dusun, HM Tanjung. Sebelum turun ke lokasi, Kadus melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan yang dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Faidil Zikri turun ke lokasi kejadian.

Saat dilakukan penyelidikan, dari kantong celana korban ditemukan bungkus rokok berisi alat isap sabu dan kartu handphone.

Tak lama kemudian tim Inafis Polrestabes Medan turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidimll Zikri ketika dikonfirmasi mengatakan, korban tewas akibat dibunuh.

“Di tubuh korban ditemukan bekas penganiayaan dan luka tikam. Kita masih menyelidiki kasus ini,” tegasnya.

Faidil Zikri berharap penyebab kematian Roy Eko Aritonang (32) yang tewas mengenaskan segera terungkap.

“Mohon doa semoga kasus ini segera terungkap,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, korban meninggal akibat benda tajam dan benda tumpul.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban,” tambahnya. (mol)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY