Ibnu Hajar yang tewas di tempat. (msc)
Loading...

SERGAI (medanbicara.com)–Pria bernama Ibnu Hajar (55), warga Dusun IV, Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dapdap, Kabupaten Asahan ini terlempar sejauh 5 meter. Ia tewas mengenaskan di TKP dengan badan patah-patah dan kepala mengeluarkan darah.

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalinsum Medan-Tebing Tinggi, persisnya di pintu tol Teluk Mengkudu Km 53-54, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), Senin (14/1/2019).

Informasi yang dihimpun, pengendara ini mengalami kecelakaan maut setelah sepeda motor yang ditungganginya, Honda Vario Nopol BK 2419 VAG, menabrak bagian samping kanan mobil Toyota Yaris Nopol BK 1457 ZH yang dikemudikan guru SMAN 1 Perbaungan, Sadden Sirait (56), warga Jalan Pantai Cermin, Desa Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Kejadian berawal saat pengemudi Yaris melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Kota Tebing Tinggi. Setiba di lokasi, ia mencoba memotong minibus hingga mengambil jalur agak ke kanan.

Sial, dari arah sebaliknya melaju kencang Ibnu Haris, sehingga hantaman keras pun tak terhindarkan. Kuatnya tabrakan itu, membuat sepeda motor Ibnu Hajar ringsek dan masuk ke dalam parit.

Sedangkan Ibnu sempat terbang dan terseret sejauh 5 meter itu dan tewas di tempat dengan kaki patah-patah, serta kepala mengeluarkan darah segar. Sementara mobil Yaris ringsek bagian depan, namun pengemudinya tidak mengelami luka.

Kanit Laka Lantas Polres Sergai, Ipda D Panjaitan membenarkan peristiwa tersebut.

“Kasusnya sudah ditangani Unit Laka, akibat kejadian itu pengendara motor tewas. Kedua kendaraan serta sopir mobil Yaris sudah kita amankan,” terangnya. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY