Basarnas saat mengevakuasi mayat dari laut. (mdc)

BATUBARA (medanbicara.com)- Mayat wanita tanpa busana dengan tangan terikat dan mulut dilakban yang ditemukan terapung di perairan laut Pulau Pandan, Kabupaten Batu Bara, Sumatera utara diduga istri Muhajir, Suniati.

Kapolres Batubara, AKBP Robin Simatupang, bahwa diduga ada kemungkinan mayat ini merupakan korban pembunuhan satu keluarga di Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

“Itupun masih dugaan saya melihat posisi mayat dengan tangan terikat dan mulut dilakban sama seperti korban pembunuhan di Tanjungmorawa,” kata AKBP Robin Simatupang.

Kasat Intelkam Polres Batu Bara, AKP Romi Manik saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya penemuan dua mayat di perairan laut Pulau Pandan, Kabupaten Batu Bara.

“Saya belum bisa merilisnya. Saya berharap keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera hubungi saya,” jelas Romi saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/10/2018).

Apakah mayat ini terkait dengan kasus pembunuhan satu keluarga di wilayah hukum Deli Serdang, Romi mengaku belum dapat memastikannya.

“Saat ini Kasat Reskrim Polres Deli Serdang sedang menuju ke rumah sakit Tanjung Balai. Mengecek apakah salah satu jasad merupakan korban pembunuhan di Deli Serdang,” jelasnya.

Penemuan ini berawal dari laporan nelayan setempat kepada petugas Basarnas tadi pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas Basarnas yang menerima laporan tersebut langsung menuju penemuan dua jasad tersebut.

Dua jasad korban akhirnya dievakuasi petugas dari laut dan dibawa ke perahu milik Basarnas. Saat ditemukan, jasad kedua korban sudah rusak dan membusuk. Diperkirakan keduanya sudah tewas beberapa hari lalu.

Jasad wanita saat ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan kedua tangan terikat di belakang dan leher terlilit lakban. Diduga keduanya menjadi korban pembunuhan. Jasad tersebut kini sudah dibawa ke rumah sakit di Kota Tanjung Balai.

Muhajir (49) ditemukan dengan kondisi terikat di Sungai Belumai, Dusun Bintang Meriah, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kamis (11/10/2018) sekira pukul 10.00 Wib. Sementara anaknya Muhammad Solihin (11) ditemukan, Minggu (14/10/2018) sekira pukul 17.30 Wib. Keduanya sudah dikebumikan. Sedangkan istrinya Suniati (50) belum diketahui keberadaaanya. (tsn/dtn/man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY