Kondisi sepedamotor korban di lokasi kejadian. (ist/mjc)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)– Madon, pengendara sepedamotor Honda Win, BK 2316 K, warga Jalan Bersama, Medan Tembung tewas seketika akibat ditabrak mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1515 HN, di persimpangan Jalan Rajawali, Perumnas Mandala, Percut Sei Tuan, Rabu (3/7/2019) subuh sekira pukul 05.30 Wib.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi karena pengemudi mobil kurang hati-hati saat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di perempatan jalan tersebut.

Awalnya, mobil Toyota Avanza itu terlihat melaju kencang dari arah Jalan Mandala ke Jalan Pelikan 6, menuju persimpangan Jalan Rajawlai (Jalan Garuda).

Saat bersamaan, ternyata Madon yang mengendarai sepedamotornya sedang melintas di persimpangan Jalan Rajawali menuju Jalan Padang.

“Mobilnya kencang kali datangnya dan nggak sadar kalau ada pengendara sepedamotor di depannya. Mungkin karena situasi jalan longgar dan masih sepi. Langsung terpental pengendara sepedamotor. Setelah dengar suara tabrakannya, barulah ramai orang datang,” sebut seorang warga di sekitar lokasi.

Brak! Pengendara motor sempat terpental beberapa meter dari lokasi benturan. Melihat pengendara sepedamotor terkapar tak bergerak lagi, peristiwa itu segera dilaporkan warga ke pihak Polsek Percut Sei Tuan, sekaligus mengamankan mobil dan sepedamotor korban.

Panit Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Joni Panjaitan saat dikonfirmasi, Rabu (3/7/2019) siang, membenarkan adanya insiden kecelakaan itu.

“Benar, mobil Avanza BK 1515 HN datang dari arah barat lurus ke timur dan sepedamotor Honda Win BK 2316 K datang dari arah utara lurus ke selatan. Tepatnya di persimpangan Rajawali Garuda, terjadilah laka lantas. Korban tewas pengendara sepedamotor dibawa ke RS Pringadi Medan,” jelasnya.

“Pengemudi mobil Toyota Avanza bernama Nasib Sitanggang (52), warga Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai,” katanya.

Pihak Unit Lantas Polsek Percut Sei Tuan belum menjadikan pengemudi mobil sebagai tersangka lantaran masih dalam pemeriksaan.

“Pengendara mobil belum kita tetapkan sebagai tersangka, masih saksi. Nanti kita gelar dulu setelah pemeriksaan saksi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara,” sebut Joni. (mjc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY