MEDAN (medanbicara.com) – PSMS bermain imbang 2-2 kontra Barito Putra dalam laga ujicoba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (2/3). Dua kali tertinggal, Ayam Kinantan berhasil menyamakan skor.

Pada laga itu pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman menurunkan trio Wilfried Yessoh, Frets Butuan dan Antoni di depan. Mereka didukung Legimin, Alwi dan Suhandi dari lini kedua.

Sementara di lini belakang diperkuat duet stoper Roni Fatahillah dan M Roby serta dua full back, Fredyan Wahyu dan Jajang Sukmara dengan Dhika Bhayangkara di bawah mistar.

Barito mencoba tampil menekan lebih dulu. Bola liar di depan gawang PSMS gagal dimaksimalkan striker Barito, Samsul Arif. Namun pada menit ke-20, Samsul berhasil membuka skor untuk Laskar Antasari. Itu setelah dia memanfaatkan kesalahan penjaga gawang PSMS.

Tujuh menit berselang, PSMS yang tak menurunkan calon pemain asing anyar mereka Dilshod Sharofetdinov, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pertandingan pun semakin berjalan menarik. Tapi kedua tim gagal menambah gol lagi hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Barito kembali mengambil alih serangan lebih dulu. Bahkan, pada menit ke-47 Nazarul Fahmi berhasil membawa Barito kembali unggul 2-1.

Unggul satu gol, para pemain Barito semakin bersemangat. Tendangan Samsul Arif masih lemah, sehingga bisa diantisipasi kiper PSMS.

PSMS akhirnya kembali bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2, setelah pemain Barito melakukan gol bunuh diri pada menit ke-80. Skor tersebut menutup laga ini.

Meski tidak meraih kemenangan, namun Djanur melihat performa skuadnya mulai menunjukkan peningkatan.

“Saya tidak melihat hasil akhir. Tapi hasil 2-2 ini bagus untuk kedua. Secara performa tim saya lihat bagus ada peningkatan. Kami juga menguasai penguasaan bola lebih baik daripada mereka,” kata Djanur.

“Secara permainan bagus hari ini. Kolektivitas sudah muncul dan peluang sudah mulai ada. Dibandingkan penampilan lawan Semen Padang permainan kami lebih meningkat,” jelasnya.

Pun demikian, Djanur mengakui masih banyak kekurangan, misalnya gol-gol tim lawan menurutnya adalah buah dari kesalahan sendiri pemainnya.

“Itu yang kurang puas hari ini, banyak kesalahan-kesalahan individu yang tidak perlu terjadi dan perlu waktu untuk memperbaiki lagi,” bebernya.

Diapun menjelaskan, alasannya tidak memainkan Dilshod pemain baru asal Uzbekistan dalam pertandingan ini.

“Dilshod tidak main. Hanya Yessoh. Dilshod baru datang tadi malam, jadi tidak mungki kami mainkan,” ungkapnya.

PSMS masih ditunggu satu ujicoba lainnya di Yogyakarta menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/3). Itu akan menjadi laga pamungkas di Jogja sebelum kembali ke Medan.

“Sama statusnya ujicoba kemungkinan saya akan memainkan komposisi yang berbeda dari laga hari ini,” pungkasnya. (emzu)

 

TIDAK ADA KOMENTAR