Jenazah Edward di RSUD Djasamen Saragih Siantar. (mdc/ist)

SIANTAR (medanbicara.com)–Edward P Sianturi, warga Jalan Perjuangan, Kelurahan Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang ini tewas mendadak di dalam mobilnya, Toyota Avanza BK 1606 LI, Selasa (4/8/2018).

Pria berusia 50 tahun yang kesehariaannya sebagai sopir taksi ‘gelap’ itu ditemukan meninggal dunia di Jalan Sisingamangaraja, persis depan loket Bus Tunas Kencana, Kota Siantar.

Informasi dihimpun, kematian Edward pertama kali diketahui oleh teman-temannya sesama sopir. Saat itu, Sianturi terlihat tidur di dalam mobil Toyota Avanza, BK 1606 LI yang dikemudikannya.

Namun, ketika coba dibangunkan oleh rekannya, Sianturi tidak bangun-bangun. Saat diperiksa lebih rinci, Edward Suanturi ternyata sudah tidak bernyawa. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Siantar Utara.

Tak lama kemudian beberpa personel Polsek Siantar Utara yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi jenazah Sianturi ke RSUD Djasamen Saragih, sekaligus mengamankan mobilnya ke Mapolsek.

Ditemui di RSUD Djasamen Saragih, Sihombing (45), salah seorang keluarga Sianturi mengungkapkan bahwa pria itu sudah lama berpisah dengan istrinya.

“Sudah beberapa tahun memang dia pisah sama istrinya, sedangka kedua anaknya tinggal sama ibu mereka,” ungkapnya.

Sihombing juga mengatakan bahwa Sianturi sudah cukup lama mengemudikan mobil travel, jurusan Siantar-Medan.

“Sudah lama juga Tulang (paman) ini bawa mobil travel, rencananya jenazah tulang ini mau kami bawa ke Medan,” katanya lagi.

Sementara itu, Kapolsek Siantar Utara, AKP Z P Matondang membenarkan kejadian ini dan pihaknya sudah membawa korban ke RSUD Djasamen Saragih untuk keperluan visum.

“Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan dan menilai kematian korban karena penyakit yang dideritanya selama ini,” sebut Matondang. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY