Jenazah NN boru Nahampun di RSUD Djasamen Saragih Siantar. (mdc)
Loading...

PEMATANGSIANTAR (medanbicara.com)–Seorang mahasiswi asal Tapanuli Utara ditemukan tewas di kamar Asrama Putri Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Rabu (20/3/2019) pagi, sekira pukul 09.00 Wib. Suasana di asrama tersebut pun sontak heboh.

Informasi yang dihimpun, jasad mahasiswi bernama NN boru Nahampun, warga Jalan Balige Km 2, Simotung Belakang PUK Tarutung, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara ini, pertama kali ditemukan oleh ibu asramanya, Diakones Ronesty Rajagukguk.

Saat ditemukan, jasad gadis itu pada posisi telentang di lantai kamarnya, dan dari mulutnya mengeluarkan busa.

Ibu asrama bersama rekan-rekan boru Nahampun kemudian membawanya ke RS Vita Insani guna pertolongan pertama. Sayangnya, tiba di sana, pihak rumah sakit menyatakan gadis itu meninggal dunia.

Sekira pukul 13.00 Wib, personel Polres Siantar yang mendapat informasi tersebut langsung turun ke lokasi dan membawa jasad sang mahasiswi ke RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan otopsi.

Namun, setiba di RSUD Djasamen, pihak keluarga sang mahasiswi yang tinggal di Kota Siantar menolak untuk dilakukan otopsi.

Kanit Jatanras Polres Siantar, Iptu Yuken, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, belum mengetahui secara pasti penyebab kematian mahasiswi tersebut. “Kami belum mengetahui penyebab meninggalnya,” kata Yuken.

Hanya saja, menurut Yuken, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), seusai mengantar jenazah NN ke RSUD Djasamen, polisi menemukan serbuk padat diduga racun.

“Dari dalam lemari pakaian korban ditemukan serbuk berwarna putih, diduga mengandung racun,” bebernya.

Pantauan wartawan di RSUD Siantar, jenazah NN sudah dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Tarutung untuk dikebumikan. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY