Salah satu korban dirawat di rumah sakit.(mjc/tsn)
Loading...

PEMATANGSIANTAR (medanbicara.com)-Oalah..! Asyik video call, 2 omak-omak disambar kereta api, di perlintasan kereta api Pematangsiantar-Dolok Merangir, tepatnya di Jalan Sumber Jaya, Lingkungan 2, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Jumat (9/8/2019).

Akibat kejadian itu, seorang omak-omak tewas dan seorang lagi mengalami luka-luka dirawat di rumah sakit. Kedua korban, Dewi Sekarsari, warga Jalan Sumber Jaya, Lingkungan 2, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba dan Rohani, warga Jalan Pipa Utama, Gang Kuini, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Medan.

Peristiwa itu terjadi tak lama sesudah keduanya keluar rumah dan berjalan-jalan di pinggiran rel. Sambil berjalan, keduanya melakukan video call di pinggir perlintasan kereta api tersebut.

Saat bersamaan melaju, kereta api jurusan Pematangsiantar-Dolok Melangir. Namun, akibat keasyikan video call, bunyi klakson kereta api seolah tak dihiraukan keduanya.

Sesaat kemudian, keduanya pun tersambar gerbong kereta api. Keduanya pun terpental ke pagar seng warga yang berada di sekitar rel tersebut dan langsung tak sadarkan diri.

Masinis yang menyadari ada orang terserempet langsung menarik tuas rem. Tak lama kemudian KA pun berhenti dan sang masinis langsung melihat kondisi korban.

Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom membenarkan adanya peristiwa itu. Dijelaskan Resbon, keduanya mengalami luka serius di bagian kepala dan pinggang.

“Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Horas Insani,” kata Resbon, Jumat (9/8/2019) sekira jam 21.00 Wib.

“Ada dua korban yang disambar kereta api di Sumber Jaya, seorang meninggal setelah dirawat di rumah sakit dan seorang lagi masih menjalani perawatan medis,” ujar Resbon.

Polisi menurutnya langsung turun ke lokasi kejadian setelah diinformasikan warga, dan penyebab keduanya disambar kereta api masih dalam penyelidikan polisi. (mjc/tsn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY