Jasad kedua korban saat ditemukan. (mdc)
Loading...

ASAHAN (medanbicara.com)–Pasangan kekasih ditemukan tewas tanpa busana di kamar Hotel Central, Jalan Gambus, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (7/1/2019).

Pasangan kekasih itu ditemukan tewas oleh pegawai hotel di kamar No C-12 sekira pukul 13.00 Wib. Keduanya bernama Hasyim, warga Kelurahan Bunut Barat, Kisaran dan Devi Triana, warga Kelurahan Karang Anyer, Kisaran.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pasangan kekasih tersebut tewas akibat luka tembak di bagian kepala yang diduga ditembus peluru senjata api (senpi).

Jasad pasangan kekasih itu ditemukan petugas hotel yang akan memberitahukan jam check in telah berakhir. Karena tak ada sahutan saat dipanggil, petugas hotel kemudian membukanya dengan kunci cadangan.

“Saya terkejut dan melihat jasad yang berlumur darah lalu saya segera menghubungi pihak kepolisian,” kata salah seorang petugas hotel, Fahmi didampingi office boy, Joko.

Menerima informasi tersebut, personel kepolisian Polres Asahan pun langsung turun ke lokasi dan memasang garis polisi. Terlihat personel kepolisian Polres Asahan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.

Pegawai hotel yang pertama kali menemukannya adalah DA. Saat itu DA hendak memberitahukan jam check out, namun pintu tertutup dari dalam.

“Karena tidak jawaban, saya bersama rekan lainnya kemudian berinisiatif membuka pintu kamar dengan kunci cadangan. Kami langsung kaget, ternyata pasangan itu sudah tidak bernyawa dengan posisi tergeletak di atas tempat tidur dan tidak mengenakan busana sama sekali,” terangnya.

DA mengatakan, kedua korban check ini pada Minggu (6/1/2019). Mereka datang ke hotel mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hitam Nopol BK 2200 OV dan Honda Scoopy warna hitam putih Nopol BK 5715 VBE. Melihat kedua korban tewas, DA bersama rekannya langsung melaporkan ke polisi guna keperluan pemeriksaan.

Hingga berita ini diunggah, belum diketahui pasti penyebab dan motif dari kematian pasangan tersebut.

“Sabar ya, saat ini belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena masih melakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut di lokasi kejadian,” ungkap Wakapolres Asahan, Kompol M Taufik.

Terpisah, Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia belum merinci motif kasus ini. “Sabar ya, masih kita selidiki,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja SH SIK mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Masih di lokasi melakukan olah TKP Bang. Saksi masih kita minta keterangan bang,” jawabnya.

Kasusnya telah ditangani Polres Asahan. Jasad keduanya telah dievakuasi. Di lokasi juga telah dipasang police line (garis polisi). (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY