Kondisi jenazah saat ditemukan. (tsn)
Loading...

KISARAN (medanbicara.com)– Karyawan Hotel Marina, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Tegal Sari, Kisaran, mendadak gempar, Jumat (28/6/2019) siang sekira pukul 12.30 Wib. Pasalnya, salah seorang tamu mereka ditemukan tergeletak tak bernyawa di atas tempat tidur di kamar 202.

Pria berinisial RS, yang belakangan diketahui adalah karyawan PTPN 3 Sei Silau, warga Dusun VIII Pondok Emplasmen, Desa Sei Silau Barat, Kecamatan Setia Janji, ditemukan tewas dan hanya ditutup sehelai handuk putih milik hotel tanpa mengenakan pakaian alias telanjang.

Informasi yang dihimpun, jasad RS pertama kali ditemukan seorang karyawan hotel bernama Riza. Saat itu, Riza mengetuk pintu karena jam menginap hotel sudah habis dan hendak bertanya apakah RS masih akan lanjut menyewa kamar.

“Saat digedor, tidak ada jawaban, tapi dari dalam terdengar suara TV masih hidup,” kata Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo.

Karena tak mendapat jawaban, Riza kemudian memanggil temannnya Ridho melalui handy talkie, lalu bersama-sama mereka membuka pintu. Begitu pintu terbuka, keduanya pun melihat RS sudah tergeletak tak bernyawa.

Melihat itu, Ridho pun langsung menutup pintu kembali dan sempat berteriak histeris sebelum melaporkan temuannya itu kepada supervisor hotel.

Mendengar ada jeritan minta tolong, warga sekitar pun langsung berbondong-bondong menuju hotel tersebut.

Sementara itu, menurut karyawan Hotel Marina lainnya, RS membooking kamar pada Kamis (27/6/2019) malam. Saat check-in, pria itu menggunakan nama Rudi dan masuk melalui pintu samping.

“Berselang 5 menit, ada seorang perempuan, rambutnya pendek, diperkirakan umur sekitar 25 tahun menyusul ke kamar itu,” kata karyawan tersebut.

Namun, wanita dimaksud tidak ikut menginap di kamar hotel dan keluar kembali berselang satu jam kemudian. “Waktu keluar, cewek itu sendirian juga bang,” katanya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kota Kisaran. Polisi bersama Tim Inafis Polres Asahan kemudian melakukan olah TKP, sebelum mengevakuasi jenazah RS ke rumah sakit.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti sepotong celana jeans berisi dompet di kantong belakang, HP Samsung warna putih, jam tangan, air mineral merk cleo, 1 bungkus rokok Sampoerna, kunci mobil, 1 buah kunci hotel, mancis warna merah dan kaos warna putih dibelakang tersangkut di pintu belakang kamar, handuk putih dari kamar mandi.

Dari mobil korban yang terparkir di parkiran hotel, polisi juga menemukan 1 strip plastik berisi 20 kapsul warna hitam.

“Hasil penyelidikan sementara, baik dari olah TKP dan keterangan dokter jaga di RSUD H Abdul Manan Simatupang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Istri korban sudah membuat pernyataan dan dapat menerima kematian itu, sebab suaminya diakui memiliki riwayat sakit jantung kronis,” tambahnya.

Jenazah RS kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY