Tersangka ditunjukkan polisi. (mtc)
Loading...

ASAHAN (medanbicara.com)-Satuan Reskrim Polres Asahan menembak WF (21), warga Tanah Tinggi Gunting Saga, tersangka penganiaya, perampok dan pemerkosa di Areal Afdeling IV Perkebunan PT Socpindo, Kabupaten Asahan, Minggu (10/2/2019) lalu.

Informasi menyebutkan, cewek yang menjadi korban berinisial SE, warga Desa Sengon Sari, Aek Kuasan, Asahan dianiaya, diperkosa lalu dirampok di Areal Afdeling IV Perkebunan PT Socpindo, Kabupaten Asahan.

Korban ditemukan oleh Parlin (32), keluarga korban dalam kondisi ditutupi rumput dan tidak sadarkan diri. Di tubuh korban terdapat luka tusukan benda tumpul dan kepala serta mata mengalami luka robek. Korban kehilangan satu unit sepeda motor, handphone dan sejumlah uang.

Polres Asahan menerima laporan langsung melakukan penyelidikan, hingga diketahui identitas pelaku dan dilakukan penangkapan.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal Napitupulu melalui Kasatreskrim Polres Asahan, AKP Ricki Pripurna Atmaja mengatakan, tersangka diamankan di satu rumah warga di Labuhanbatu Utara. Saat dilakukan penangkapan tersangka mencoba melawan sehingga petugas melakukan tindakan tegas.

“Tersangka kita berikan tembakan terukur karena melawan petugas,” katanya.

Ia menjelaskan peristiwa berawal dari perkenalan antara pelaku dan korban di media sosial. Pelaku membujuk korban untuk bertemu dengan alasan meminjam uang. Namun, setibanya di lokasi, pelaku langsung menganiaya korban.

“Kini korban masih dirawat di rumah sakit, meski sebelumnya kritis kini korban sudah sadarkan diri dan dalam perawatan. Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP,” katanya. (mtc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY