Bayi lahir dengan usus di luar perut kini sedang dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik. (mtac)

ASAHAN (medanbicara.com)–Subhanallah! Bayi perempuan asal Kabupaten Asahan lahir dengan kondisi usus di luar, di RSUD Abdul Manan Simatupang Kisaran. Mengingat kondisinya yang tidak sebagaimana lazimnya bayi normal, bayi tersebut dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan.

Informasi dihimpun, bayi tersebut diketahui lahir secara normal pada tanggal 31 Oktober 2018, pukul 09.30 WIB di sebuah klinik bersalin di Kisaran, Kabupaten Asahan.

Mengingat kondisinya yang tidak sebagaimana lazimnya bayi normal, anak pertama pasangan Nurul Azmi Ritonga (25) dan Syahyanti Solin (25) ini kemudian dibawa ke RSUD Abdul Manan Simatupang Kisaran. Selanjutnya, bayi tersebut dirujuk ke RSUP-HAM di Medan untuk mendapat penanganan yang lebih intensif.

Kepada wartawan, Azmi mengaku usai menikah awal 2018, dia dan istrinya berangkat ke Palembang mengais rezeki bekerja di salah satu pabrik. Tak lama berumah tangga, istrinya Syahyanti Solin mengandung anak pertama mereka.

“Selama mengandung istri saya rutin memeriksa kandungan di bidan dan tidak ada keluhan. Usia kandungan memasuki 3 sampai 4 bulan, gerak sang bayi aktif,” ujarnya.

Azmi menambahkan, istrinya juga kerap mengonsumsi makanan yang sehat sesuai anjuran dari bidan dan dia selalu mengikuti perkembangan kandungan sang istri.

Pada bulan Agustus, ia dan istri kembali ke Kisaran guna menanti kelahiran sang anak. Sebelum melahirkan, kata Azmi, istrinya pernah dua kali memeriksa kandungan ke RS swasta yang berbeda di Kisaran.

“Di bulan Agustus, saya lupa nama rumah sakitnya mengatakan ada kelainan di bagian usus sang bayi. Kami tak percaya ada kelainan, karena gerak si bayi aktif terus. Sekali lagi dibawa ke rumah sakit swasta lainnya pada bulan September dan hasil USG tidak ada kelainan. Kami pun lega,” ungkapnya.

Namun 31 Oktober, bayi yang telah mereka beri nama Alifa Adzkiya Shakila Ritonga itu baru ketahuan kalau ususnya berada di luar perut. Mereka pun langsung membawa sang bayi ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang, Kisaran, lalu kemudian dirujuk ke RSUP-HAM.

Azmi mengaku memang dokter belum memberi tahu apa penyebab anaknya bisa lahir dengan seperti ini. Ia berharap tim medis yang di RSUP-HAM dapat memperbaiki kondisi usus anaknya agar menjadi bayi normal.

Sementara Kasubag Humas dan Pemasaran RSUP-HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak membenarkan pihaknya merawat seorang bayi perempuan berinisial berusia dua hari yang terlahir dalam kondisi usus di luar perut.

Bayi itu masuk ke rumah sakit tipe A ini, Rabu (3/10) pukul 18.00 WIB.

“Bayi itu tidak lahir di rumah sakit vertikal (Kemenkes) ini. Data yang kami terima bayi lahir dengan berat badan 4 kg. Bayi tersebut masuk dalam kondisi usus berada di luar, dengan keadaan umum yang cukup stabil,” kata Rosa kepada wartawan, kemarin (1/11).

Bayi tersebut dirawat di Ruangan Feto Maternal-Neonatologi, ditangani dokter spesialis bedah anak.

“Bayi dalam keadaan diinfus, bagian usus yang berada di luar sudah dibungkus dengan bahan khusus,” ujarnya. (mtac)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY