KARO (medanbicara.com). Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw memerintahkan jajarannya terutama personel (Brimob dan Sabhara) beserta kendaraan Water Canon guna membersihkan sisa debu vulkanik dan memperbaiki saluran air untuk pertanian warga.

“Kapolres dan Kapolsek jajaran juga harus cekatan, dan segera ambil langkah-langkah dalam penanganan keluhan masyarakat,” tegas Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Karo Ops, Dir Pamobvit, Dir Lantas, Dir Sabhara, Kabid Humas, Wadansat Brimob, Kapolres Tanah Karo beserta Staf dan anggota serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tanahkaro, Senin (19/2)

Lebih jauh dijelaskannya, guna meringankan beban warga masyarakat yang terdampak erupsi, pihaknya akan menyalurkan dan membagikan sembako kepada masyarakat. “Polda Sumut akan melakukan aksi kemanusiaan berupa pembagian sembako terhadap 700 KK di Desa Payung, Kecamatan Payung,” jelas alumnus Akpol tahun 1987 ini kepada wartawan.

Dia menambahkan Dir Sabhara dan Dir Lantas agar mengarahkan anggota dalam kegiatan patroli di daerah yang terkena dampak erupsi.

Sementara itu, Kabid humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, hingga saat ini, pihaknya belum menemukan dan menerima laporan adanya korban jiwa dalam erupsi tersebut. Namun akibat dampak erupsi, lahan pertanian di Kecamatan Simpang Empat, Naman Teran, Payung, Tiganderket, Kutabuluh, Munte, Tigabinanga dan Kecamatan Juhar tertutup debu vulkanik dan sumber air di Desa Torong.

Selain itu, kata Kombes Pol Rina, pihaknya juga menghimbau warga untuk segera mengungsi dan menjauhi zona merah Sinabung. “Himbauan terhadap warga untuk mengungsi ketempat pengungsian Siosar yang tidak masuk pada zona merah radius erupsi Sinabung telah dihalo-halokan,” ucap Kombes Pol Rina.(JOIN Sumut)

TIDAK ADA KOMENTAR