Loading...

LANGKAT (medanbicara.com)–Seorang residivis kasus narkoba Ilyas (35), memilih melompat ke sungai Babalan ketika personel Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat menggrebek lokasi transaksi mereka, di Jalan Pelabuhan Ujung, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Sabtu (13/4/2019).

Nahas, diduga tak sanggup berenang, sehari kemudian, Minggu (14/4/2019), pria itu ditemukan sudah menjadi mayat.

Kapolres Langkat, AKBP Doddy Hermawan melalui Kasat Narkoba AKP M Yunus Tarigan mengatakan, dalam penggrebekan tersebut, petugas meringkus US (31), warga Jalan Pelabuhan Ujung, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Langkat.

“Kita juga mengamankan barang bukti 3 bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisi narkotika jenis sabu, satu kantong plastik berisikan 7 plastik klip kecil kosong,” kata Yunus.

Dia menjelaskan, awalnya anggota Opsnal unit II Sat Res Narkoba Polres Langkat mendapat informasi kalau Ilyas yang juga tinggal di sekitar lokasi penggerebekan sedang berada di sebuah rumah bersama US.

“Kita menduga keduanya akan bertransaksi narkotika,” jelasnya.

Dijelaskannya, Ilyas selama ini sudah menjadi target operasi (TO) polisi karena dikenal sebagai pengedar sabu yang licin dan selalu lolos dalam setiap penggerebekan.

Ketika polisi menggerebek lokasi tersebut, kedua pelaku berusaha melarikan diri ke sungai.

“Petugas sempat memberi tembakan peringatan ke udara, agar kedua pelaku tidak melarikan diri. Namun tak diindahkan,” imbuh Yunus.

Setelah dibujuk petugas agar menyerahkan diri, US akhirnya menyerah sambil berenang ke tepian sungai. Sementara Ilyas, yang baru satu bulan bebas dari penjara kasus narkotika tidak kelihatan.

“Kita menduga pelaku (Ilyas) tenggelam di dasar sungai,” sambungnya.

Selanjutnya, polisi menghubungi pihak BPBD Langkat untuk mencari keberadaan Ilyas.

“Personel Polres Langkat dibantu Polsek Pangkalan Brandan, Sat Pol Air dan BPBD Langkat, terus melakukan penyisiran di pinggiran dan arus Sungai Babalan untuk mencari korban,” katanya lagi.

Hingga akhirnya pada hari Minggu (14/4/2019) sekitar jam 06.30 Wib, Ilyas alias Li akhirnya ditemukan mengambang tidak bernyawa. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY