Perbaikan jalan yang asal jadi. (sut)

GUNUNGSITOLI (medanbicara)-Pembangunan jalan dari simpang Gereja Katolik Maria Damai, Desa Hambawa Kecamatan Gunungsitoli Utara, Sumut menuju Desa Nazalou Lolowua Gunungsitoli Alooa sepanjang 385 meter diduga bermasalah.

Pasalnya, uraian pekerjaan pada pembangunan jalan yang menghubungkan antar dua Kecamatan Gunungsitoli Utara dan Gunungsitoli Alooa berupa pekerjaan tanah, pengerasan aspal, pengerasan berbutir dan struktur diduga sarat manipulasi dan dikerjakan asal jadi.

Perbaikan jalan yang asal jadi. (sut)

Pengerasan berbutir yang harusnya di sepanjang lanjutan pembangunan jalan kelihatan hanya dilakukan di awal pertama patok sepanjang kurang lebih 20 meter. Selebihnya susunan pembangunan jalan menggunakan batu besar. Selain kegiatan pengerasan berbutir pekerjaan berupa pengerasan aspal juga diduga belum terlaksana.

Berdasarkan pemantauan di lokasi Sabtu (19/10/2018), lanjutan pembangunan jalan yang berlokasi di dusun III Desa Hambawa ini, kelihatan pekerjaan pengerasan jalan dan sudah selesai dikerjakan sepànjang diperkirakan 385 meter.

Namun meski sudah selesai per 13 September 2018 lalu, anehnya masih ditemukan di lokasi beberapa tumpukan batu di badan jalan pengerasan.

Plank proyek. (sut)

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaksana kegiatan pembangunan jalan tersebut disebut-sebut Haga Karya atas nama Zareaman Ziliwu.

Nilai pembangunan jalan ini pun ditaksir cukup besar. Dengan menelan biaya diperkirakan mencapai Rp481.693.000 yang bersumber dari dana alokasi umum ((DAU) tahun 2018.

Pekerjaan berupa tanah, struktur, pengerasan aspal dan perkerasan berbutir pada lanjutan pembangunan jalan yang telah dilakukan pengerjaannya oleh Haga Karya diduga sebagian dimanipulasi.

Selain pekerjaannya asal jadi juga anggaran lanjutan pembangunan jalan disinyalir dimark up. Dengan menelan biaya mencapai sekitar Rp481.693.000 yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU TA 2018).

Seorang sumber yang layak dipercaya mengungkapkan, nomenklatur lanjutan pembangunan jalan dimulai dari simpang Gereja Katolik Maria Damai Desa Hambawa menuju Desa Nazalou Lolowua Gunungsitoli Utara. Namun pengerjaannya dimulai dari ujung aspal melewati gereja.

Sumber menuturkan, item pekerjaan pembangunan jalan menuju Kecamatan Alooa itu terdiri dari penggalian tanah, penerasan aspal, pengerasan berbutir dan struktur. Namun proses pembangunan jalan hingga selesai per 13 September 2018 sepengetahuannya belum ada kegiatan pengerasan aspal dan sebagian pengerasan berbutir.

Ia pun yakin jika pembangunan jalan di desanya itu diduga sarat manipulasi. Begitu juga mengenai anggaran pembangunan jalan diprediksinya dimark up.(sut)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY