Walikota Gunungsitoli, Lakhomizaro Zebua dan Pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli. (ist)
Loading...

GUNUNGSITOLI (medanbicara.com)-Pemerintah Kota Gunungsitoli mengapresiasi segala bentuk komitmen dan dukungan yang diberikan oleh pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Gunungsitoli, dalam proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Gunungsitoli. Sehingga dapat ditetapkan tepat waktu sebagaimana yang diamanatkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hal ini disampaikan Walikota Gunungsitoli, Lakhomizaro Zebua, saat menyampaikan pendapat akhirnya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Gunungsitoli atas persetujuan fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Gunungsitoli.

“Ranperda ini akan mengatur mengenai penyelenggaraan penanggulangan bencana ke dalam tiga tahap yakni, prabencana, tanggap darurat, dan pasca bencana,” ujarnya, di Gedung DPRD Kota Gunungsitoli, Selasa (29/1/2019).

Ia mengharapkan semua pihak yang berkepentingan untuk dapat mengambil bagian untuk mengawal dan memberhasilkan setiap kebijakan pembangunan daerah sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.

Pada rapat paripurna tersebut diawali laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Gunungsitoli. Dalam laporan tersebut disampaikan beberapa hal yang menjadi dasar penyusunan Ranperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Kota Gunungsitoli. Salah satunya adalah fakta bahwa Kota Gunungsitoli merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi.

Potensi bencana tersebut akibat kondisi daerah yang berbatasan dengan laut, berbukit-bukit, serta tekstur tanah labil yang dapat memicu terjadinya longsor di beberapa titik.

Karenanya, fraksi-fraksi di DPRD Kota Gunungsitoli menyampaikan persetujuan terhadap Ranperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah untuk dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (sut)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY