Balita yang tewas saat di rumah sakit. (mol)

SERGAI (medanbicara.com)- Balita berusia 1,6 tahun Salsabila Nadhifa, warga Dusun III, Kampung Mandailing, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut ditemukan meninggal dunia di bawah ayunannya akibat terjatuh dalam kondisi banjir, Rabu (10/10) sekira jam 8.30 Wib. Aduh..!

Menurut informasi, Salsabila ditemukan meninggal dunia di dalam banjir setelah jatuh dalam ayunan tepatnya di ruang tamu rumah kakeknya bernama Sapar dengan kedalaman ±60 cm.

Awalnya, Salsabila diayun di dapur yang lokasinya lebih tinggi dari ruang tamu. Kemudian neneknya istri Sapar ke depan mengantarkan anaknya ke sekolah ke simpang Masjid namun ketika pulang dari simpang di lihat ayunan sudah kosong.

Neneknya dan beberapa tetangga membantu melakukan pencarian, karena dekat dapur langsung cari di belakang rumah yang kebetulan aliran parit. Lalu setelah tidak ditemukan juga dilakukan pencarian ke depan ke ruang tamu yang jarak dari ayunan ± 10 m.

Dan ditemukan bocah tersebut dalam keadaan telungkup dengan kondisi badan sudah lemas, pihak keluarga langsung melarikan Salsabila ke Puskesmas Rampah Kiri dan tidak lama langsung dirujuk ke RSUD Sultan Sulaiman, kemudian dinyatakan nyawa balita malang tersebut tidak dapat terselamatkan.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa Sei Rampah, Munajat melalui Kepala Dusun III, Kampung Mandailing, Erfan Suriandi Rangkuti kepada wartawan membenarkan seorang balita ditemukan meninggal dunia karena tenggelam dalam genangan banjir di dalam rumah kakeknya.(mol)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY