Kapolsek Kotarih AKP Rasoki Harahap (kanan) saat melihat kondisi korban. (ist/mdc)

SERGAI (medanbicara.com)– Warga Desa Taeran, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, mendadak geger, Senin (5/11/2018) sekira pukul 14.00 Wib. Pasalnya, seorang tukang bangunan bernama Ruslianto, yang sedang mengerjakan proyek renovasi bangunan SD Negeri Desa Tarean, tiba-tiba jatuh terkapar dan tak bangkit lagi saat sedang mengaduk semen.

Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, melalui Kasubag Humas, AKP Nellyta Isma menyebutkan, peristiwa itu pertama kali diketahui rekan kerjanya, Ramlan Nasution (47), warga Dusun IV, Desa Sungai Buaya.

“Kapolsek Kotarih, AKP Rasoki Harahap menerima laporan sekira pukul 14.30 Wib, bahwa ada seorang pekerja bangunan yang tidak sadarkan diri di SD Negeri Desa Tarean, Kecamatan,” beber Nelly.

Saat tiba di lokasi, Kapolsek Kotarih dan beberapa personel melihat korban sudah tidak sadarkan diri telentang di tanah. Sebelum tiba-tiba terjatuh, Rusliano bersama temannya Ramlan sedang mengerjakan pembangunan toilet sekolah.

“Korban bertugas mengaduk semen saat itu,” lanjut Nelly.
Tiba-tiba Ramlan melihat temannya itu sudah tidak sadarkan diri terbaring di tanah.

“Sebelumnya, korban ada bercerita kepada saksi Ramlan Nasution, bahwa dia sedang sakit tidak enak badan. Namun, korban memaksakan untuk bekerja,” lanjutnya.

Selanjutnya Kapolsek Kotarih bersama warga membawa Ruslianto ke Puskesmas Silinda untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun sayang, tiba di sana, dokter menyatakan pria itu sudah meninggal dunia.

“Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga,” pungkas AKP Nellyta. (mdc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY