Kondisi Jalan Veteran menuju Pajak Bengawan Tanjungbalai. (ino)

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)-Arus lalulintas menuju Pajak Bengawan di Jalan Veteran, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Sumut semrawut.

Amatan wartawan, di jalan sepanjang 50 meter itu para pedangang menggunakan meja dan payung yang besar mengambil badan jalan untuk berjualan. Akibatnya, arus lalulintas macet.

Bukan itu saja, petugas Satpol PP tak ada yang berjaga di lokasi sehingga pedagang sesuka hati berjualan di badan jalan.

Dinas Perhubungan juga tak memasang rambu-rambu pada pintu masuk, sehingga banyak pengendera terperangkap macet saat memasuki areal pasar yang dipadati pedagang berjualan. Ironisnya lagi, setiap hari petugas Perpas mengutip restribusi dari pedagang.

Nurdin (47), warga Selat Lancang mengatakan, pedagang berjualan di badan jalan akibat tidak disediakannya tempat berjualan di Pasar Veteran.

Seorang ibu rumah tangga, Patimah (43) mengaku, kondisi itu sudah berlangsung lama, namun hingga kini belum ada perbaikan dari Pemko Tanjungbalai.

Jon Tibran, pedagang ayam mengatakan, sudah puluhan tahun berjualan ayam di sekitar Pasar Veteran. Dia berjualn di badan jalan karena belum ada tempat jualan yang dipersiapakan Pemko Tanjungbalai.

“Mau nggak mau kami jualan di sini (badan jalan) meskipun sering ditegur Satpol PP. Saya sangat berharap kepada Walikota Tanjungbalai menata dan menempatkan pedagang di tempat yang layak,” katanya. (gus/ino)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY