Jenazah korban saat dievakuasi. (gus)
Loading...

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)-BS (30), warga Pulau Simardan, Kota Tanjungbalai nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah keluarganya, di Jalan Rambutan, Gang Lingkungan V, Kelurahan Pulau Simardan, Senin (16/9/2019).

Penemuan mayat dengan posisi leher tergantung pada tali yang melilit sontak membuat warga sekitar mengerumuni lokasi kejadian. Personel Polsek Datuk Bandar yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan.

Saat ditemukan, tubuh pria berkepala plontos kurus itu mengenakan celana pendek warna abu-abu di bawah lutut dan tidak mengenakan baju.

Kapolsek Datuk Bandar, Iptu Dedi menjelaskan, warga yang pertama kali mengetahui pemilik rumah bernama Efendi (53) dan Yuslina (53), yang baru pulang dari ladangnya di Air Joman.

Begitu tiba di deoan rumah, keduanya heran melihat pintu rumahnya terkunci, sementara biasanya pintu rumah mereka tidak pernah terkunci. Melihat hal tersebut, Efendi mengintip dari celah dinding papan.

Alangkah terkejutnya dia melihat BS (30) sudah dalam keadaan tergantung dengan tali. Sontak, Efendi memanggil warga sekitar untuk melihat dan membuka paksa jendela dan langsung membuka pintu rumah. Setelah melihat jelas, warga menghubungi pihak kepolisian dan selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr T Mansyur Kota Tanjungbalai.

Menurut warga sekitar, korban sudah beberapa kali hendak melakukan percobaan bunuh diri karena mengalami depresi, namun selalu gagal. (gus/vin)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY