Mayat yang ditemukan mengambang di Sungai Teluk Nibung, Tanjungbalai. (gus)

TANJUNGBALAI (medanbicara.com)-Muhammad Sukri (34), ditemukan tewas mengapung di sungai menuju Dermaga Pelabuhan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumut, Selasa (30/10/2018). Ternyata, sebelum tewas Sukri patah hati karena ditinggal kawin pacarnya.

Syahril (27), adik kandung Sukri ketika ditemui wartawan di RSUD T Mansyur Kota Tanjungbalai membenarkan bahwa jenazah itu adalah abangnya sudah tak pulang selama beberapa hari.

“Abang ku itu kerjanya ke laut ikut pukat tuamang, pulang hari itu bang. Dia pergi dari rumah sudah seminggu lalu,” kata Syahril.

Lanjut Syahril, belakangan ini, abangnya yang merupakan putra ketiga dari 10 bersaudara itu terlihat seperti frustrasi.

“Ku rasa gara-gara dia ditinggal nikah pacarnya tiga hari lalu. Ceweknya orang Kampung Baru. Orang itu sudah pacaran selama 12 tahun,” beber Syahril.

Sebelum ditemukan warga tewas mengambang tanpa busana di aliran sungai Teluk Nibung, sambung Syahril, abangnya itu disebut melompat dari boat Tuamang yang ditumpanginya semasa melaut.

“Kata sepupu ku seperti itu. Dia sengaja melompat bang. Kami taunya kabar abangku ini dari FB bang. Ciri-cirinya memakai kalung di leher dan memakai gigi palsu,” pungkasnya.
Terpisah, Awaludddin (58) yang merupakan orangtua kandung Sukri, ketika ditemui sedang membuat surat pernyataan di Mapolsek Teluk Nibung, mengaku tidak mengetahui soal penyebab kematian putranya itu. Apalagi, soal hubungan asmara putranya itu dengan seorang perempuan.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan mengapung di sungai menuju Dermaga Pelabuhan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumut, Selasa (30/10/2018).

Saat ditemukan mayat tersebut telentang dan bugil, menggunakan kalung dan mainan rantai mata hitam, cincin di jari manis sebelah kiri dengan rambut setengah panjang.

Warga sekitar yang pertama menemukan mayat tersebut bernama Doni (24). Dia langsung berteriak dan mengambil tali untuk membawa mayat ke pinggir sungai.

“Mayat pria itu mengapung dibawa arus sungai persis di tempat saya berkerja,” katanya.

Dikatakannya, dia bersama warga lainnya menghubungi pihak kepolisian. Tak lama kemudian polisi tiba di lokasi dibantu dengan warga dan tim SAR. Mayat tersebut lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr Tengku Mansur Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai melalui Kapolsek Teluk Nibung, AKP M Iskad didampingi Kanit Reskrim, Ipda A Syahril Situmorang mengatakan, mayat tersebut bernama Muhammad Sukri (34), seorang nelayan warga Jalan Anwar Idris, Perumahan Depag, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.

“Korban diduga terjatuh tadi malam karena tadi malam kapalnya baru pulang dari laut dan menyandar di Patebo,” kata Ipda Syahril menuturkan keterangan dari keluarga.

Menurut orang tua korban Awaluddin (58), lanjut Syahril, tidak merasa keberatan dan menerima meninggalnya korban dan tidak akan menuntut serta berterima kasih atas pelayanan yang telah dilakukan pihak kepolisian khususnya Polres Tanjungbalai. (mdc/gus/ino)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY