Pasar Rakyat Tardisional Tarutung. (Darwin Manalu)
Loading...

TAPUT (medanbicara.com)-Dalam waktu dekat pasar rakyat tradisional Tarutung akan direvitalisasi dengan membangun 104 kios. Anggarannya berkisar Rp1,9 miliar lebih dari Dana Alokasi Khusus ( DAK). Waktu bersamaan juga akan merevitalisasi dua unit balerong pasar tradisional Sarulla di Kecamatan Pahae Jae dengan anggaran biaya bekisar Rp1 miliar lebih. Satu balerong akan direhab total dan satu balerong lagi akan direhab sedang.

“Sudah layak direvitalisasi untuk meningkatkan aktifitas pasar sesuai dengan tuntutan waktu,” ujar Kadis Perindag Taput, Gibson Siregar kepada wartawan, Jumat (11/7/2019) di kantornya.

Setelah direvitalisasi, nantinya para pedagang betah berjualan. Aktifitas pasar semakin baik dan berjalan lancar.Begitu juga dengan pasar Sarulla yang sudah rusak dan tidak layak ditempati, apalagi saat musim penghujan.

“Selesai dibangun, kios itu akan kembali kepada pemilik semula yang telah membayar kewajiban. Itu sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup),” jelas Gibson.

Kewajiban yang saya maksud jelas Gibson, membayar cicilan kios, membayar retribusi sampah yang diikat dalam satu perjanjian. Pembangunan pasar Tarutung ini masih tahap pertama.

“Tahun depan kita masih ajukan untuk melanjutkan revitalisasi balerong pasar Tarutung,” katanya.(win)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY