Jasad Benny Wijaya di RS Bhayangkara Tebing Tinggi. (msc)

TEBING TINGGI (medanbicara.com)–Benny Wijaya (23), warga Jalan Soekarno-Hatta, Kota Tebing Tinggi, Sumut, tewas mengenaskan. Ia menghembuskan nafas terakhirnya setelah sehari dirawat di RS Bhayangkara, Tebing Tinggi, Senin (6/8/2018).Kraaak!

Benny merupakan korban kecelakaan tunggal di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, tepatnya di depan SMA Negeri 2 Kota Tebing Tinggi. Ia tak bisa mengendalikan sepeda motornya dan menabrak pantat truk.

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi melalui Kanit Lakalantas, Ipda M Samosir saat dikonfirmasi medansatu.com membenarkan kecelakaan lalulintas (lakalantas) tersebut.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi di lokasi diketahui, korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) diduga sedang mengikuti balap liar yang kerap dilaksanakan di sekitar lokasi tersebut.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian diketahui bahwa korban saat itu sedang mengikuti balap liar,” jelasnya.

Korban diketahui datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan, diduga dengan kecepatan tinggi. Setibanya di TKP, korban diduga tidak memerhatikan dump truk yang nomor polisinya tidak diketahui yang berjalan satu arah di depannya.

“Sehingga sepeda motor yang dikendarai korban menabrak bak bagian belakang dump truk tersebut,” tambahnya.

Akibat kejadian, korban mengalami luka berat dan meninggal saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

“Dump truknya masih dalam lidik, karena langsung pergi meninggalkan lokasi usai kejadian,” tandasnya. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY